Buaksib.com – Sebuah kabar tidak menyenangkan datang dari salah satu raksasa Italia, Inter Milan, Romelu Lukaku usai dia digrebek polisi. Sang penyerang kedapatan mengadakat pesta ulang tahun yang melanggar protokol kesehatan virus Corona.

Ini Alasan Ole Gunnar Solskjaer Lepas Romelu Lukaku
Romelu Lukaku, striker Inter Milan.

 

Striker kelahiran Belgia tersebut belum lama ini mengalami hari bahagia. Dia merayakan hari ulang tahunnya yang ke-28 pada tanggal 12 Mei kemarin.

Romelu Lukaku sendiri menggelar pesta untuk merayakan hari kelahirannya tersebut. Pesta tersebut dirayakan di Square Milano Duomo Hotel.

Akan tetapi, pesta tersebut ternyata harus dibubarkan oleh pihak kepolisian setempat. Pasalnya, pesta tersebut dinilai melanggar protokol kesehatan Covid-19 di Italia.

Berdasar keterangan resmi yang didapat dari kepolisian kota Milan, pesta yang digelar Romelu Lukaku kedapatan melanggar protokol kesehatan.

Paslnya, pemerintah Italia saat ini memberlakukan jam malam. Pemerintah membatasi aktivitas semua warganya yakni hingga jam 10 malam, sedangkan pesta yang digelar Lukaku berjalan hingga pukul tiga pagi.

“Pada pukul 3 pagi di Milan, Polisi menggerebek hotel di pusat kota, di mana di salah satu ruangannya digelar pesta pesepakbola Inter, Romelu Lukaku,”

Romelu Lukaku akan diberi sanksi

Berdasar laporan resmi dari kepolisian setempat juga, ada beberapa pemain Inter Milan yang mengikuti kegiatan pesta tersebut. Mereka semua dikabarkan akan mendapat hukuman karena pelanggaran yang dilakukan tersebut.

“Selain Lukaku, ada 23 orang lain yang berada di pesata itu, termasuk beberapa pemain Inter dan Direktur Hotel yang menyelenggarakan acara ini,”

“Sang direktur dan para tamu akan mendapatkan sanksi karena melanggar protokol COVID-19,” tulis pernyataan resmi dari kepolisian Italia itu.

Romelu Lukaku sendiri akan ditunggu untuk menghadapi laga penting pada akhir pekan yang akan datang. Mereka dijadwalkan akan menghadapi Juventus pada pertandingan pekan ke-37 Serie A musim ini.

Sebenarnya, Inter Milan sudah mengunci scudetto sejak pertandingan masih tersisa empat pertandingan. Akan tetapi, peringkat dua hingga lima memiliki selisih poin yang sedikit, sehingga hasil dari laga ini juga akan menjadi penentu tim yang akan lolos ke zona Liga Champions.