Buaksib.com – Jika kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 kembali bergulir, Persita Tangerang sudah punya pertanyaan terkait format kompetisi. Apakah kompetisi akan berlangsung lintas tahun, atau akan dijadikan home tournament?

Klub Peserta Liga 1 akan Surati PSSI Perihal Pencairan Subsidi
Shopee Liga 1.

 

Lintas tahun yang dimaksud adalah kompetisi akan digelar dengan mengikuti format di Eropa, mulai September hingga Mei. Jadi, tak lagi sama dengan format di Asia yaitu dimulai Januari dan berakhir pada Desember.

Kemudian, home tournament sendiri akan membagi 18 klub peserta Liga 1 kedalam beberapa grup. Dan idealnya, tim akan dibagi menjadi enam grup dan masing-masing grup berisikan tiga tim dan dilanjutkan ke sistem gugur.

“Kami juga masih mempertanyakan jika kompetisi dilanjutkan statusnya apa? Melanjutkan yang sekarang atau yang baru,” ungkap manajer Persita Tangerang, I Nyoman Suryanthara.

“Kalau lanjut ya formatnya seperti apa, ditentukan berarti lewat tahun. Nanti juga bagaimana format pertandinganya apakah home turnamen? Kalau diusulkan turnamen dicaalri tempat. Tapi semua masih dibahas,” ucapnya.

Persita Tangerang bersama dengan 17 klub peserta yang lain kembali melakukan rapat bersama PSSI secara virtual pada Selasa (2/6/2020). Rapat tersebut bertujuan untuk mendiskusikan nasib kompetisi yang sudah berhenti sejak pertengahan Maret kemarin karena penyebaran virus Corona.

“PSSI belum ada keputusan terkait masalah kompetisi nantinya akan seperti apa,” kata Nyoman.

“Masukan dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator mungkin kompetisi bisa digelar September 2020. Tapi itu masih melihat keadannya seperti apa,” tambahnya.

Satu Peserta Liga 1 Menolak Melanjutkan Kompetisi

Disisi lain, ternyata ada satu klub peserta yang masih tetap menolak kelanjutan kompetisi musim ini. Tim tersebut adalah Madura United. Sikap mereka sendiri sejak awal memang ingin kompetisi dihentikan.

“Jadi begini, kami tetap menolak melanjutkan Liga 1 musim ini. Itu saja. Kalau bedanya, harus dipaksakan, monggo. Kami siap apapun nanti keputusannya,” beber Chief Financial Officer (CFO) Madura United, Zia Ulhaq Abdurrahim.

Madura United belum terakhir juga ikut rapat virtual yang dilakukan bersama PSSI. “Belum ada keputusan dari hasil rapat. Nanti akan dibawa ke Komite Eksekutif PSSI. Tidak tahu keputusannya akan dibuat kapan,” ucap Zia.