Buaksib.com – Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya tak lupa untuk mengingatkan pemain agar tetap menjaga kondisi selama libur lebaran. Sang pelatih sangat tegas mengatakan jika jangan sampai pemain kelebihan berat badan.

Pemain Persebaya Diliburkan Bukan Untuk Pulang Kampung
Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya.

 

Akan tetapi, pelatih kelahiran Kabupaten Malang tersebut percaya jika para pemainnya bisa menjaga kondisinya dengan baik. Sebab, sudah hampir setiap tahun mereka menjalani hal yang sama.

“Seperti yang selalu saya bilang ke mereka, bahwa mereka pemain profesional harus tahu bagaimana menjaga kondisi,” ucap Aji Santoso, Rabu (20/5/2020).

“Karena baik tidaknya kemampuan mereka menjaga kondisi ya mereka sendiri yang dapat akibatnya,” tambah eks pelatih Persela Lamongan itu.

Selama lebaran idul fitri, pemain Persebaya sendiri punya jatah libur Panjang. Makan Konate dan kawan-kawan diliburkan hingga dua minggu setelah hari H lebaran.

Meski sang pelatih meminta pemainnya untuk menjaga kondisi selama libur, namun Aji tak ada larangan tertentu bagi pemainnya. Mereka diberi kebebasan untuk makan apa saja selama makanan tersebut tak menyebabkan obesitas.

“Tidak ada larangan khusus untuk menghindari makanan atau apa,” tambah pelatih yang pernah melatih Arema FC tersebut.

“Saya hanya berpesan ke pemain untuk jangan sampai overweight,” tukasnya.

Pemain Gelandang Persebaya Bersiap Lebaran

Kemudian, Bayu Nugroho, pemain gelandang persebaya kini sedang bersiap untuk menyambut hari raya Idul Fitri 1441 H. Pemain yang berasal dari Solo tersebut sudah siap membeli kebutuhan untuk merayakan hari besar islam tersebut.

Akan tetapi, dia taka da persiapan khusus untuk menyambut lebaran pada tahun ini. Pada lebaran kali ini, sang gelandang hanya membeli kebutuhan pokok seperti biasanya.

“Kalau saya sendiri kebutuhan yang pribadi sudah. Tapi enggak ada kebutuhan yang terlalu dikhususkan sih,” ucapnya kepada.

Akan tetapi, Bayu mengatakan jika hari raya Idul Fitri tahun ini akan cukup berbeda dengan lebaran tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya yaitu kemungkinan mereka tak bisa melakukan silaturahmi dengan tetangganya karena pandemi virus Corona

“Salat Eid pun belum tentu bisa dilaksanakan berjamaah seperti tahun-tahun kemarin,” tambah eks  pemain PSIS itu.

“Agak sedih sih, tahun ini dari awal Ramadhan sudah tidak bisa beribadah dengan normal seperti biasanya,” papar gelandang Persebaya tersebut.

“Tapi ya kita berusaha buat ikhlas jalani semua, karena semua ini qodarullah. Jadi kita berbaik sangka, ini lah yang terbaik buat kita,” tutupnya.