Buaksib.comPersipura Jayapura untuk sementara masih bermarkas di Sidoarjo karena Stadion Mandala di Jayapura masih direnovasi. Untuk alat transportasi, Persipura menggunakan kereta api ketika akan menjalani laga tandang ke markas lawan yang tempatnya tak terlalu jauh dari Surabaya.

Persipura Sangat Menikmati  5 Jam di Kereta Api
Skuat Persipura Jayapura

 

Tim Persipura ternyata sangat menikmati perjalanan menggunakan kereta api. Seperti ketika bertandangke markas  Sleman untuk melawan PSS pada laga ke-19 Shopee Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman (19/9/2019).

Persipura pulang pergi naik kereta api dari Jogjakarta menuju Surabaya. Untuk perjalanan pulangm mereka naik kereta Ranggajati saat berangkat dari Jogja. Jumat (20/9/2019).

Boaz Solossa dan timnya berangkat dari stasiun Tugu jam 09.56 WIB. Lalu mereka tiba di stasiun Gubeng, Surabaya pukul 15.27 WIB.

“Kalau ditanya capek, pasti capek karena kamu di atas kereta api lebih dari lima jam. Namun, saya melihat para pemain terlihat nyaman dan menikmati perjalanan. Terlebih, rombongan kami duduk di dalam satu gerbong yang sama. Kami naik kelas eksekutif,” jelas Jacksen F. Tiago, pelatih Persipura Jayapura.

Jacksen Tiago sebenarnya bisa saja meminta pada manajemen untuk bisa naik pesawat terbang. Akan tetapi, dia memilih kereta api untuk bisa menghemat biaya.

“Kami harus tay diri. Beban manajemen sudah terlalu besar dengan situasi Persipura saat ini yang tak bisa main di Jayapura. Naik Kereta adalah solusi terbaik kamu untuk membantu meringankan biaya itu,” lanjutnya.

Persipura Punya Alasan kenapa Bermarkas di Sidoarjo

Tentang pilihannya untuk kembali berkandang di Sidoarjo, Pelatih yang berasal dari Brasil ini berpikir pragmatis.

“Sebenarnya kami bisa saja bermain di stadion Aji Imbut, Tenggarong, seperti rencana awal. Namun, kasihan pemainnya pasti akan lebih capai. Homebase di Sidoarjo ini juga upaya untuk menyiasati jadwal kami yang padat. Toh main di Tenggarong atau di Sidoarjo sama saja. Kami tak banyak didukung suporter setia Persipura,” jelasnya.

Disisi lain, Persipura masih bisa latihan di lapangan Unesa yang mempunyai fasilitas bagus.

“Kami main di Sidoarjo, tapi menginap di kawasan Surabaya Barat yang dekat dengan Unesa. Misi kami adalah bertanding di kompetisi, bukan untuk liburan. Jadi saya pikir harus banyak memikirkan bagaimana program ini berjalan dengan baik,”. Tandasnya.