Buaksib.comPersik Kediri Kembali merombak komposisi tim mereka menjelang Latihan pertama untuk menghadapi kompetisi musim 2022/2023. Kali ini, tim berjuluk Macan Putih tersebut melepas empat pemain lokal mereka.

Pendapat Persik Kediri Jika Kompetisi Liga 1 Dilanjutkan
Pemain Persik Kediri sedang melakukan selebrasi.

 

Empat pemain lokal yang dilepas aalah Hariyanto Panto, Antoni Putro, Ahmad Nufiandani, dan Fahmi Al Ayyubi. Dua nama terakhir masih punya status pemian pinjaman dan baru memperkuat Persik musim lalu.

“Atas nama manajemen Persik Kediri, kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang luar biasa dari Antoni Putro Nugroho, Hariyanto Panto, Fahmi Al Ayyubi, dan Ahmad Nufiandani,” ucap Dirut Persik Kediri, Rawindra Ditya.

“Untuk Antoni dan Hariyanto, secara resmi kami tidak memperpanjang kontrak mereka. Sedangkan Dani dan Fahmi, kami tidak memperpanjang peminjaman dari klub asli mereka. Kami mendoakan yang terbaik untuk karier mereka ke depannya,” jelasnya.

Pengumuman pencoretan empat pemain itu hanya satu hari sebelum mereka menggelar Latihan pertama. Rencananya, mereka akan menjalani Latihan pada, Senin (16/5/2022) pagi di Stadion Brawijaya Kediri. Sesi Latihan ini akan diikuti oleh semua pemain termasuk tim pelatih.

Persik Kediri Berlatih dengan Intensitas Tinggi

Persik Kediri Kembali merombak komposisi tim mereka menjelang Latihan pertama untuk menghadapi musim 2022/2023.iri Berlatih dengan Intensitas Tinggi

Pelatih kepala Persik, Javier Roca, mengaku akan langsung meningkatkan intensitas Latihan di pekan pertama. Dia menyebut jika kondisi pemainnya sudah siap untuk berlatih dengan intensitas tinggi.

“Sebagai pemain profesional saya percaya mereka tetap menjaga kondisinya saat libur kemarin,” ucap Roca.

“Namun, memang sejak tanggal 4 Mei lalu, kita membuat program latihan mandiri secara daring guna beradaptasi dengan kebutuhan tim nantinya,” lanjutnya.

Sang pelatih berharap agar para pemain Persik Kediri tidak hanya bugar secara fisik. Pelatih kelahiran Chile tersebut juga ingin agar para pemain mempunyai kemampuan intelek dan mental yang tinggi saat bermain.

“Bagi saya intensitas di sepak bola bukan hanya sekedar fisik saja atau hal yang terukur misalnya sejauh apa kemampuan mereka berlari dan daya tahan selama pertandingan,” tambah Roca.

“Namun, yang tidak kalah penting, juga mental. Bagaimana mereka memiliki konsentrasi tinggi, saat lelah pun masih bisa fokus mengambil keputusan saat situasional di lapangan,” tandasnya.