Buaksib.comJoko Susilo harus berpisah dengan Persik Kediri lebih cepat dari seharusnya.  Pertandingan kontra PSS Sleman menjadi laga perpisahan dengan Joko. Laga lanjutan BRI Liga 1 2021/2022 tersebut berakhir tanpa gol.

Persik Kediri Bercerai dengan Joko Susilo
Joko Susilo.

 

Eks pelatih Arema tersebut merasa lega dengan keputusannya mundur dari kursi kepelatihan tim berjuluk Macan Putih tersebut.

“Secara pribadi, saya minta maaf kepada manajemen, pemain, dan, khususnya Persikmania. Karena saya belum bisa memberikan yang terbaik. Demi kebaikan semua, saya terpaksa harus mundur dari Persik. Semoga ke depan tim ini makin baik di Liga 1 nanti,” tutur Joko Susilo.

Pelatih yang sering dipanggil Getuk tersebut mengatakan sebenarnya hubungan dan kondisi di dalam tim masih harmonis.

“Hubungan kami sehari-hari antara manajemen, tim pelatih, dan pemain sangat baik. Bahkan seperti keluarga. Tapi saya tak tahu di luar pendapat kok berbeda,” lanjut Joko.

Keputusan Joko Susilo Sangat Wajar

Akan tetapi, dia menganggap hal itu adalah hal wajar jika seorang pelatih keluar dan masuk ke sebuah klub.

“Saya sudah lama berkecimpung di sepak bola Indonesia. Sebagai seorang profesional, saya tahu risiko sebagai pelatih. Saya anggap wajar, jika sekarang saya harus berpisah dengan Persik,” jelasnya.

Kemudian, Presiden Persik, Abdul Hakim Befagih, menyebut jika pihak manajemen punya beberapa pertimnbangan untuk mengakhiri kontrak dengannya. Salah satunya adalah evaluasi dari lima laga pertama Persik Kediri di BRI Liga 1 2021/2022.

“Hari ini menjadi pertandingan terakhir Coach Joko Susilo mendampingi tim,” ucap Hakim Bafagih di rilis resmi klub, Minggu (3/10/2021).

Di evaluasi tersebut, Hakim Bafagih menyebut jika pengurus klub sudah membuat kesepakatan dengan Joko Susilo saat pertama meneken kontrak di awal musim. Pihak manajemen memberi target sang pelatih dan sudah disetujui oleh kedua belah pihak.

Sang presiden mengatakan jika hubungan antara manajemen Persik dengan Joko tetap terjaga baik. Sebelum keputusan itu dibuat, manajemen sudah melakukan komunikasi dengan sang pelatih.