Buaksib.com – Manajer pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, ingin agar timnya bisa menghadapi Persija Jakarta di leg kedua final Piala Menpora 2021. Mereka ingin laga pamungkas tersebut berakhir setelah 90 menit tanpa ditambah drama adu penalti.

Persib Bandung Tak Ingin Laga Berakhir dengan Adu Penalti
Robert Rene Alberts.

 

Maung Bandung akan berhadapan dengan Macan Kemayoran di Stadion Manahan, Solo. Laga tersebut adalah laga pamungkas yang akan memperebutkan gelar juara Piala Menpora. Pertandingan tersebut akan digelar di pada, Minggu (24/4/2021) jam 20.30 WIB.

”Selalu ada kemungkinan adu penalti, tapi kami berharap pertandingan berakhir dengan keuntungan kami setelah waktu penuh 90 menit,” jelas Robert Alberts pada sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Sabtu (24/04/2021).

Akan tetapi, agar tidak berakhir dengan drama adu penalti, maka Persib Bandung harus bisa menang dengan selisih skor tiga gol. Pasalnya, pada laga leg pertama, klub kesayangan Bobotoh tersebut kalah dari Persija Jakarta dengan skor 2-0.

Persib Bandung Berusaha Sebaik Mungkin

Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, eks pelatih PSM Makassar tersebut mengatakan jika Persib akan berusaha melakukan yang terbaik. Dia juga yakin target tersebut adalah target yang cukup realistis bagi tim asal Ibukota Jawa Barat tersebut.

”Kami akan mencoba meraih apa yang kami inginkan, kami ingin menang pertandingan besok, kami ingin menang dengan hasil yang cukup untuk tidak adu penalti,” jelasnya.

Disamping itu, Persib Bandung juga sudah memperbaiki kekurangan mereka di laga leg pertama. Akan tetapi, mereka dirugikan dengan waktu recovery yang lebih singkat dari pada Persija Jakarta.

Disisi lain, Persib harus siap bermain tanpa dua pemain andalannya, Nick Kuipers dan Febri Hariyadi pada laga final. Mereka berdua harus absen karena akumulasi kartu.

Dua kartu kuning didapat oleh Nick pada saat final leg pertama dan babak semifinal di laga kontra PSS Sleman. Hal yang sama dialami oleh Febri.

Akan tetapi, absennya kedua pemain pilar Persib Bandung tersebut bukan sebuah keuntungan untuk Persija Jakarta menurut Sudirman. Dia tidak ingin terlena dengan kondisi ini.