Buaksib.com – Jajaran manajemen Persebaya Surabaya belum mengambil satupun langkah untuk menyikapi surat keputusan dari PSSI. Surat yang dimaksud adalah surat dengan nomor SKEP/69/XI/2020.

Dalam surat yang dikirim PSSI tersebut berisi tentang aturan mekanisme pembayaran gaji karena ditangguhkannya Shopee Liga 1 2020 hingga tahun depan. Klub diperbolehkan untuk memotong gaji pemainnya.

Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, mengatakan jika pihaknya masih belum melakukan apa-apa karena masih menunggu kepastian terkait lanjutan kompetisi. Mereka khawatir jika kompetisi kembali batal digelar.

Pelatih Persebaya Harap Agar Pemainnya Tak Lagi Kena Covid19
Aji Santoso, manajer pelatih Persebaya Surabaya.

 

“Kami ini pasif, kami tidak melakukan apapun, jadi kami sekarang tidak mau seperti yang kemarin lagi,” ucapnya, Jumat (20/11/2020).

“Sekarang mending PSSI memastikan semuanya dulu, kalau semua sudah pasti, baru oke,” tambah pria kelahiran Gresik, Jawa Timur tersebut.

Persebaya Surabaya Khawatir Liga 1 Gagal Lagi

Setelah Shopee Liga 1 2020 ditunda akibat pandemi virus Corona, beberapa klub, termasuk Bajul Ijo sudah melakukan renegosiasi dengan pemain. Termasuk melakukan persiapan untuk mengikuti lanjutan kompetisi.

Akan tetapi, ternyata PSSI kembali gagal menggelar kompetisi sesuai jadwal yang sudah direncanakan. Pengalaman-pengalaman tersebut yang membuat manajemen Persebaya Surabaya memilih pasif.

“Jangan-jangan kami sudah melakukan banyak hal, ujung-ujungnya enggak jadi, atau gagal lagi,” pungkas Ram.

Seperti yang diketahui, kompetisi Shopee Liga 1 2020 ditangguhkan saat liga baru memasuki pekan ketiga. Rencananya, PSSI akan kembali menggelar kompetisi Shopee Liga 1 2020 di tahun depan.