Buaksib.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengakui Liverpool terlalu kuat musim ini. Pelatih berkepala plontos tersebut pun yakin mengejar The Reds dalam perburuan trofi Premier League musim ini nyaris mustahil.

Pep Guardiola sebut mustahil Manchester City bisa kejar Liverpool
Pep Guardiola

 

Skuat asuhan Jurgen Klopp memang terbukti begitu kuat musim ini. Mereka belum pernah menelan kekalahan di Premier League sejak takluk 1-2 dari Manchester City pada Januari 2019 (musim lalu). Sejak saat itu, Liverpool benar-benar melaju kencang.

Musim ini, The Reds nyaris tidak terbendung. Mereka duduk sangat nyaman di puncak klasemen sementara Premier League dengan koleksi 49 poin dari 17 pertandingan. Mereka unggul 10 poin dari Leicester City yang berada di peringkat kedua dan sudah menjalani 18 laga.

Sang juara bertahan, Manchester City mengekor di peringkat ketiga dengan koleksi 38 poin. Artinya, hanya kesalahan Liverpool sendiri yang bisa mengubah wajah klasemen sementara Premier League.

Liverpool Terlalu Kuat

Pep Guardiola tidak mau berandai-andai. Ia mengakui Liverpool yang sekarang sangatlah kuat. Mustahil Manchester City bisa memangkas selisih poin itu jika Liverpool sendiri tidak kehilangan poin.

“Ketika satu tim meraih 16 kemenangan dari 17 pertandingan, mustahil berpikir kami bakal mengejar mereka,” buka Guardiola kepada Goal International.

“Saat ini memang mustahil. Kami akan mencoba memenangkan pertandingan-pertandingan kami, mengamankan kualifikasi Liga Champions musim depan.”

Meski mengakui mustahil bisa mengejar Liverpool, bukan berarti Guardiola dan Manchester City sudah menyerah. Sebaliknya, mereka justru mengintai The Reds, terus memberikan tekanan, dan siap menerkan ketika sang rival terpeleset.

“Dalam sepak bola, Anda tidak akan pernah tahu, bukan begitu? Jika Liverpool kehilangan poin dalam beberapa pertandingan dan kami menang, menang, dan menang, saya tidak tahu apa yang akan terjadi,” lanjut Pep.

“Ketika ada tim yang hanya satu kali kalah dalam 53, 54 pertandingan terakhir mereka, saya tidak yakini mereka bakal menelan empat atau lima kekalahan dalam 10 atau 11 pertandingan ke depan, sebab emreka sangat kuat.”

“Jadi, kami harus menikmati dan bermain seperti biasanya, lalu lihat saja apa yang akan terjadi,” tutupnya.

Tak hanya dikancah domestik, The Reds pun meraup sukses di kancah Eropa dan Internasional. Mereka sukses melaju ke babak 16 besar Liga Champions musim ini dan meraih trofi Piala Dunia antar Klub 2019.