Buaksib.com – Pep Guardiola saat ini sedang harap-harap cemas karena Manchester City terancam digusur oleh Liverpool dalam perburuan gelar juara Premier League. Situasi tersebut terjadi lantaran timnya hanya bermain imbang 2-2 di markas West Ham, Minggu (15/05) malam WIB.

Pep Guardiola
Pep Guardiola

 

Pada laga kontra West Ham, City bahkan sempat tertinggal dua gol terlebih dahulu di babak pertama. The Citizens baru bangkit di babak kedua dengan menyamakan kedudukan lewat aksi Jack Grealish dan gol bunuh diri Vladimir Coufal.

Satu poin yang di bawa pulang dari markas West Ham membuat mereka kini mengoleksi 90 poin. Anak asuh Pep Guardiola unggul empat poin dari Liverpool yang baru akan bermain pada Rabu (18/05) dini hari WIB menghadapi Southampton.

Jika Liverpool menang, maka mereka hanya memiliki selisih satu poin. Dengan demikian, pemenang Premier League musim ini akan ditentukan di pekan terakhir. City akan menghadapi Aston Villa di Etihad Stadium sementara Liverpool akan menjamu Wolverhampton di Anfield.

Harapan Pep Guardiola

Bola panas saat ini berada di tangan Liverpool. Jika mereka mampu mengalahkan Southampton, maka anak asuh Jurgen Klopp punya peluang untuk menyalip City di pekan terakhir. Oleh sebab itu, Guardiola berharap Southampton bisa mengalahkan Liverpool dan membuat timnya memastikan gelar juara Premier League musim ini.

“Saya akan mengatakan, kalahkan Liverpool empat-nol!” ujar manajer asal Spanyol itu seperti dikutip Sky Sports.

Manchester City sebenarnya punya peluang besar untuk mencetak gol kemenangan ke gawang West Ham. Sayangnya, eksekusi penalti Riyad Mahrez jelang akhir pertandingan masih mampu ditepis oleh Lukasz Fabianski. Namun, Pep Guardiola enggan menyalahkan pemain asal Maroko itu.

“Musim ini Riyad bermain luar biasa. Kami mencetak banyak penalti. Musim ini kami bagus dalam mengeksekusi penalti,” papar Guardiola.

“Dia mengambil tanggung jawab itu, namun dia gagal mencetak gol. Pertandingan berikutnya dia akan mencetak gol,” tutupnya.

Gelar juara Premier League musim ini akan sangat berarti bagi Pep Guardiola. Pasalnya gelar tersebut bisa menjadi obat pelipur lara usai Manchester City gagal melaju ke final Liga Champions. The Citizens disingkirkan oleh wakil La Liga, Real Madrid di babak semifinal.