Buaksib.comMasuk ke lapangan sebagai pengganti pemain kelas dunia dan mencetak gol dengan sentuhan pertama.  Kemudian mampu menjaga asa tim terbaik Jerman dalam merengkuh gelar ke-8 nya secara beruntun. Tentu sulit membayangkan untuk melakukan debut Bundesliga yang lebih baik daripada Joshua Zirkzee.

Joshua Zirkzee menjadi pahlawan Bayern Munchen saat debut Bundesliganya ketika menghadapi Freiburg pada lanjutan spieltag ke-16
Joshua Zirkzee

Zirkzee menjadi pahlawan Bayern Munchen saat menghadapi Freiburg pada lanjutan spieltag ke-16 Bundesliga, Kamis (19/12) kemarin. Situs resmi Bundesliga, bundesliga.com, menyoroti penampilan pemain muda Bayern itu. Pihak Bundesliga menyebut kalau Zirkzee adalah pemain paling disorot pada pekan ke-16 Bundesliga.

Perjalanan Karir Joshua Zirkzee

Dilahirkan di Schiedam, di pinggiran Rotterdam, Zirkzee mulai bermain untuk klub lokal, Hekelingen dan Spartan ’20. Ia kemudian dibina oleh Den Haag. Saat berusia 15 tahun, Zirkzee pindah ke klub raksasa Belanda, Feyenoord. Kemudian, atas panggilan Bayern Munchen, sang pemuda hijrah ke klub raksasa Bundesliga tersebut.

Usai tiba di Jerman pada tahun 2017, Zirkzee kemudian bermain untuk Bayern U-17 dan U-19. Saat tur pra-musim Bayern ke Amerika Serikat pada tahun 2018, Zirkzee ikut bersama tim senior Die Roten. Ia juga mencetak gol pada debutnya saat Bayern menghadapi PSG pada ajang International Champions Cup.

Pada musim ini, Zirkzee telah mengoleksi empat gol dalam tiga pertandingannya di UEFA Youth League. Berkat penampilan cemerlangnya tersebut, Zirkzee berhasil melangkahkan kakinya ke kompetisi Bundesliga bersama skuad utama. Untuk negaranya, Zirkzee sudah mengoleksi delapan gol dari sembilan pertandingan bersama timnas Belanda U-19.

Mirip Salah Satu Legenda Belanda

Joshua Zirkzee disebut punya kesamaan dengan legenda Belanda, Pierre van Hooijdonk. Kedua pemain ini tidak hanya mirip dalam hal tinggi badan dan gaya rambut yang khas, tapi juga mirip dalam insting mencetak golnya. Remaja berusia 18 tahun itu disebut punya insting predator yang sama dengan van Hooijdonk yang sudah mengoleksi 350 gol sepanjang karirnya.

Pemain yang lahir pada tanggal 22 Mei tersebut juga termasuk tipe penyerang yang kuat dalam duel bola-bola udara. Selain itu, ia juga jeli dalam membaca situasi permainan. Hal ini tentu akan membuat pergerakannya sulit terbaca oleh para pemain bertahan lawan. Zirkzee nampaknya banyak belajar dari mesin gol utama Bundesliga yang juga seorang pemain Bayern, Robert Lewandowski.

Beberapa Pendapat Mengenai Joshua Zirkzee

“Dia baru berlatih bersama kami selama tiga pekan, tapi perkembangannya sangat luar biasa. Perjalanannya masih panjang, tapi ini adalah sebuah penghargaan awal baginya.” Kata manajer Bayern, Hansi Flick. Flick nampaknya cukup terkesan dengan Zirkzee yang juga mencetak gol ke gawang Freiburg itu.

Sementara itu, rekan setim Zirkzee, David Alaba menuturkan, “Ini luar biasa, dia layak mendapatkannya. Dia bekerja sangat keras dan jelas ingin meningkatkan kemampuannya dengan banyak memperhatikan dan belajar. Saya sangat bahagia untuknya. Sekarang, ia membayar kepercayaan pelatih dengan mencetak gol, dan itu hal yang bagus.”

Manajer akademi Bayern, Holger Seitz juga memuji Zirkzee dengan mengatakan, “Dia adalah tipe pemain yang sangat dicari banyak klub. Seorang striker yang mampu menjaga ketenangannya dan tidak mudah dihentikan lawan. Dia punya pemahamann yang hebat tentang permainan dan cepat bereaksi dengan situasi yang berbeda.”