Buaksib.com – Pelatih Red Bull Salzburg, Jesse Marsch memberikan saran kepada Liverpool. Ia mengatakan bahwa seharusnya mantan anak asuhnya, Takumi Minamino dimainkan di posisi Roberto Firmino agar mengeluarkan performa terbaiknya.

Pelatih RB Salzburg: Mainkan Takumi Minamino di Posisi Roberto Firmino
Takumi Minamino

 

Setelah lima tahun memperkuat RB Salzburg, Takumi Minamino memutuskan hengkang ke Inggris. Ia menerima pinangan Liverpool dengan mahar senilai 7,25 juta Pounds. Sayangnya, pemain asal Jepang tersebut menjalani awal yang tidak mudah bersama The Reds. Sejauh ini ia baru dimainkan sebanyak tujuh kali oleh Jurgen Klopp.

Padahal sebelum mendarat di Anfield, Takumi Minamino menjadi andalan bagi RB Salzburg. Di putaran pertama musim ini ia sukses mencetak lima gol dan enam assist dari 14 pertandingan yang dilakoni bersama raksasa Austria itu. Ia juga tampil moncer di ajang Liga Champions dan sempat menjebol gawang Liverpool.

Posisi untuk Minamino

Sejatinya kesulitan Minamino di Liverpool merupakan hal yang wajar karena ia harus bersaing dengan trio lini depan The Reds yang sudah paten. Namun, Jesse Marsch menyarankan agar pemain berusia 25 tahun itu dipasang di posisi Roberto Firmino agar lebih bebas bergerak dan menampilkan performa terbaiknya.

“Dia tak akan bermain baik ketika dimainkan di posisi Mohamed Salah atau Sadio Mane. Ia terbiasa melakukan pergerakan transisi yang sangat eksplosif,” ujar Marsch kepada Podcast Blood Red.

“Saya rasa dia akan bagus jika dimainkan di posisi Firmino, di mana ketika kehilangan bola dia siap melakukan pressing. Tapi ketika menguasai bola dia hampir seperti pemain nomor 10 untuk membangun serangan, masuk ke kotak penalti dan mencetak gol,” terangnya.

“Firmino sangat bagus dalam hal itu tapi saya rasa Taki juga bisa melakukan itu. Saya rasa dia bisa bermain di posisi nomor 8 di lini tengah dengan dua titik melebar yang siap dia tekan dan bantu mengambil bola, tapi dia juga menjadi bagian dalam fase membangun serangan,” tukasnya.

Lebih lanjut, pelatih berkebangsaan Amerika Serikat ini mengakui bahwa ada satu hal yang membuatnya masih kesal dengan transfer Minamino. Ia menyesali bahwa harga sang pemain terlalu murah ketika diboyong Liverpool pada bulan Januari lalu.

“Satu hal yang menyakitkan soal Taki adalah Liverpool mendapatkannya dengan sangat, sangat murah. Namun, ini merupakan bagian dari menangani pasar dan menangani kontrak pemain,” tutur Marsch.

“Kami selalu memilikinya di sini, tim pencari bakat dan direktur olahraga. Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa, dan kami selalu memiliki pemain untuk generasi selanjutnya dan siap mengambil langkah berikutnya,” tandas Marsch.