Buaksib.com – Pemain Persebaya Surabaya masih memiliki kesempatan untuk mudik ke kampung halaman pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Sebab, pihak manajemen akan meliburkan tim sebelum larangan mudik dari pemerintah diberlakukan.

Pelatih Persebaya Surabaya Pastikan Pemainnya Bisa Mudik
Aji Santoso

 

Larangan mudik sendiri akan berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021 besok. Para pemain masih memiliki kesempatan untuk mudik pada tanggal 5 Mei yang mana adalah hari akhir masa pengetatan aturan perjalanan jarak jauh.

“Ini kan kami libur tanggal 4 (Mei), kami mudik terakhir kan tanggal 5, jadi mungkin pemain ada yang mudik,” ucap arsitek Persebaya, Aji Santoso.

Akan tetapi, pemain hanya akan diberi waktu libur selama masa larangan mudik berlaku. Setelah itu, semua pemain Persebaya Surabaya akan kembali berkumpul untuk kembali menjalani persiapan untuk menyambut Liga 1 musim 2021.

“Sampai 17 (Mei) kan batasannya, nanti tanggal 18 mereka datang, tanggal 19 sudah mulai latihan,” jelas Aji.

25 Pemain Persebaya Surabaya Ikut Berlatih

Sedangkan pada saat ini, ada total 25 pemain yang mengikuti latihan Persebaya yang berasal dari luar kota Surabaya. Hal itu termasuk dua pemain yang masih memiliki status trial.

Para pemain yang belum bergabung dengan skuat Bajul Ijo hanya Alwi Slamat. Menurut sang pelatih, pemain kelahiran Tulehu itu akan bergabung dengan tim setelah lebaran.

“Alwi sepertinya setelah lebaran dia latihan, dia sudah minta izin ke saya,” sambungnya.

Seleksi Pemain untuk Musim 2021

Untuk menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2021, Persebaya Surabaya akan melakukan seleksi pemain. Satu pemain diketahui akan datang ke Surabaya pada, Jumat (30/4/2021) malam tadi.

Pemain tersebut adalah Johan Yoga Utama yang bermain sebagai penyerang. Sebelumnya dia tergabung dengan Perseru Badak Lampung FC.

“Ada pemain datang lagi trial Johan Yoga, kemarin terakhir di Lampung, malam ini dia datang, kami coba lah,” ucap Aji Santoso.

Terakhir, Persebaya Surabaya sudah memantau pemain yang bermain sebagai winger dan bek kanan. Mereka berdua adalah Daud Yafet Kareth dan Arisky Wahyu Satria.