Buaksib.com – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini berbicara kans timnya lolos ke babak perempat final Liga Champions musim 2020/21 ini. Menurutnya, La Dea bisa melakukan sesuatu saat menyambangi markas Real Madrid di leg kedua babak 16 besar. Ia pun merasa yakin anak asuhnya masih punya peluang besar untuk melaju lebih jauh di kompetisi ini.

Pelatih Atalanta
Gian Piero Gasperini ketika mendampingi timnya pada laga melawan Real Madrid

 

Kamis (25/02) dini hari WIB, Atalanta takluk dengan skor tipis 0-1 atas Real Madrid di kandang sendiri pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Kalah di kandang sendiri tentu hal yang buruk dalam format dua leg di fase knockout seperti ini. Tugas mereka di leg kedua nanti bakal lebih berat karena akan bermain di kandang lawan.

Kendati demikian, skor yang harus dikejar terbilang tidak terlalu besar. Hal inilah yang membuat Gasperini yakin akan peluang kelolosan timnya. Terlebih, permainan Atalanta di leg pertama tidak optimal karena ada insiden kartu merah di awal pertandingan.

Gasperini pun yakin anak asuhnya bakal bermain dengan lebih baik lagi. Bahkan, ia optimistis bisa meraih kemenangan di kandang Real Madrid di bulan Maret mendatang.

Atalanta Hanya Perlu Menang

Setelah pertandingan, Gasperini mengaku cukup kecewa karena timnya bermain tidak bisa bermain sebagaimana mestinya. Oleh sebab itu, ia yakin Atalanta bakal bermain dengan lebih baik di leg kedua nanti dan keluar sebagai pemenang.

“Mengecewakan karena kami tidak bisa memberikan permainan yang kami inginkan. Karena bermain dengan 10 orang, permainan jadi berbeda. Kami harus bertahan dan kami melakukan itu dengan baik,” ujar Gasperini di laman resmi UEFA.

“Kami hanya perlu menang di Madrid. Itu mudah, kami tidak boleh terlalu memikirkannya. Hanya ada satu kemungkinan, yaitu kami harus menang.”

Meski percaya diri timnya dapat membalikkan situasi, Gasperini masih tidak menerima kartu merah yang diberikan kepada Remo Freuler. Menurutnya, kartu merah itu mengacaukan permainan timnya dan seharusnya pelanggaran seperti itu tidak perlu dihukum kartu merah.

“Kita tidak bisa menerima wasit yang tidak pernah bermain dan tidak tahu bedanya duel dengan pelanggaran,” ujar Gasperini.

“Jika mereka tidak bisa membedakan itu, sebaiknya mereka pergi dan mengambil pekerjaan lain.”

“Seharusnya mereka memilih wasit yang pernah bermain sepakbola,” tandas pelatih asal Italia itu.

Tugas Atalanta memang cukup berat di leg kedua nanti. Mereka harus bisa menang dengan selisih dua gol jika ingin melaju ke perempat final. Namun, kemenangan 1-2 di kandang Real Madrid sebenarnya juga sudah cukup karena Atalanta akan menang agresivitas gol tandang.