Buaksib.com – Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, mengaku tak takut dengan pengalaman buruk para pemainnya saat menghadapi umpan silang lawan. Sang pelatih menilai jika pengalaman buruk mereka di laga kontra Borneo FC lalu bukan hal yang sering terjadi.

Komentar Pelatih Arema FC Menjelang Laga Kontra Persebaya
Eduardo Almeida.

 

“Saya akan sangat khawatir jika hal ini terjadi berulang kali. Namun, pada kenyataannya, hal ini baru terjadi sekali,” kata Almeida, Jumat (29/7/2022).

“Ini bukan seperti kami melakukan kesalahan dalam semua hal yang kami lakukan. Ini berbeda,” lanjutnya.

Di pertandingan pertama di BRI Liga 1 2022/2023, Arema FC menelan kekalahan dari Borneo FC. Pertnadingan yang digelar di Stadion Segiri, Minggu (24/7/2022) tersebut, mereka kalah dengan skor 3-0.

Namun, yang jadi catatan untuk mereka, dua gol Borneo di laga tersebut didapat lewat skema yang sama. Kedua gol berawal dari umpan silang yang dilepaskan pemain Borneo FC usai menusuk sayap kiri pertahanan Singo Edan.

Di sesi Latihan menjelang laga kontra PSIS, masalah ini menjadi fokus utama tim pelatih Arema. Para pemain difokuskan untuk mengantisipasi pemain sayap lawan agar tidak melepas umpan silang.

Fokus Arema FC

Lebih jauh lagi, sang pelatih mengakui jika kekalahan mereka di laga pertama tak lepas dari jeleknya fokus para pemainnya. Khususnya pada saat mengawali pertandingan. Menurutnya, pada laga sebelumnya, anak asuhnya seperti tidak fokus pada saat bermain.

“Kami sudah berbicara banyak dan mengerti apa yang menjadi penyebabnya,” klaim Almeida.

“Masalah fokus ini yang menjadi penyebab kami kebobolan ketika laga baru saja berjalan,” lanjutnya.

Sang pelatih sendiri saat ini tak ingin Arema FC terus dibayang-bayangi kekalahan dari laga kontra Borneo FC. Dia mengatakan jika timnya harus fokus menghadapi laga-laga ynag akan datang, dimulai dengan laga kontra PSIS.

“Saat ini kita harus fokus menatap pertandingan yang akan datang,” ucapnya.

“Laga kontra Borneo sudah menjadi masa lalu bagi kami,” tandasnya.