Buaksib.com – Salah satu gelandang milik Barcelona, Pedri mengungkapkan alasan mengapa timnya gagal meraih kemenangan dan terlihat tumpul ketika melawan Galatasaray pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Europa musim 2021/2022, Jumat (11/3) dini hari WIB.

Pedri Ungkap Alasan Barcelona Melempem Lawan Galatasaray
Pedri

Pada laga dini hari tadi, Barcelona gagal membuat para pendukungnya berpesta. Sebab tim asal Catalan ini gagal mencetak gol dan mengakhiri duel kontra Galatasaray dengan skor kacamata alias 0-0. Padahal dilihat dari berlangsungnya laga, tim besutan Xavi ini mampu mendominasi sebanyak 68 persen penguasaan bola. Namun para mesin gol skuad Blaugrana mandul dan laga berakhir imbang.

Meski demikian, Barcelona masih memiliki peluang besar untuk memesan satu tempat di perempat final Liga Europa musim ini. Sebab masih ada kesempatan di laga leg kedua pekan depan. Namun Blaugrana dipastikan akan mendapatkan tekanan yang lebih berat karena tampil di kandang Galatasaray.

Pengakuan dari Pedri

Usai pertandingan, Pedri sempat melakukan konferensi pers bersama awak media. Menurut gelandang muda ini, performa timnya di laga dini hari tadi memang belum sesuai harapan. Akan tetapi Pedri menekankan jika timnya akan lebih siap menyambut laga kedua di Turki nanti.

“Kami tidak menggerakkan bola dengan cukup cepat, tempo penguasaan bola juga tidak tepat. Selain itu kami juga tidak memiliki tingkat tekanan yang tepat,” buka Pedri dikutip dari laman resmi UEFA. “Kami sempat menjadi lebih baik di babak kedua, tetapi kami harus pergi ke Turki untuk bisa memetik kemenangan,” tambahnya.

Pujian Untuk Inaki Pena

Sementara itu, selaku pelatih Barcelona Xavi juga turut memberikan pujian kepada penjaga gawang milik Galatasaray, Inaki Pena. Sejatinya Inaki Pena adalah penjaga gawang yang dipinjam Galatasaray dari Barcelona sejak musim dingin Januari 2022 kemarin. Namun di tim barunya, Pena mampu menunjukkan kualitasnya dengan menjaga gawangnya untuk tetap utuh di laga tadi.

“Rencana dia (Inaki Pena) adalah pergi dengan status pinjaman (ke Galatasaray) untuk bisa kembali lagi bersama Barcelona dan bergabung dengan skuad,” buka Xavi dalam momen yang sama.

“Dia pergi dengan sebuah keberanian dan menunjukkan bahwa hal tersebut tidaklah mudah. Dia juga mampu membuat malam kami menjadi sulit. Saya ikut senang untuk penampilannya,” tutur sang pelatih.

Layak Kalahkan Galatasaray

Berbicara lebih lebar, Xavi juga menerangkan jika timnya kesulitan mengubah serangan yang dihasilkan menjadi sebuah gol. Namun sang pelatih menegaskan jika timnya seharusnya mampu menang meski dengan skor 1-0.

“Ada dua faktor. Mereka sangat bagus dalam bertahan, sangat intens dan juga agresif, apa yang kami analisis seperti itu. Tetapi Inaki juga menonjol. Kami lebih rapat dalam hal menyerang. Di babak kedua kami lebih baik dan kami pantas, jujur dan juga adil, setidaknya untuk bisa meraih kemenangan 1-0,” sambungnya.