Buaksib.com – Lionel Messi dikenal sebagai salah satu pesepakbola terbaik di sepanjang sejarah pesepakbolaan dunia. Ia juga sukses meraih enam Ballon d’Or yang kian mengukuhkan dirinya sebagai yang terbaik. Namun, Nicholas Anelka ternyata punya pandangan yang berbeda.

Lionel Messi 2021
Lionel Messi

 

Seperti diketahui, seluruh trofi Ballon d’Or yang diraih Messi diperoleh ketika ia masih memperkuat Barcelona. Sejak mencatatkan debut pada tahun 2003, La Pulga berhasil mempersembahkan 35 gelar juara di berbagai kompetisi bergengsi.

Aksinya di atas lapangan kerap membuat decak kagum para pecinta sepakbola. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut merupakan paket komplit, pandai membawa bola, mencetak gol, dan punya visi bermain baik sebagai playmaker.

Sayangnya, Barcelona harus berpisah dengan Lionel Messi di akhir musim 2020/21 lalu karena tidak bisa memperpanjang kontraknya. Pada akhirnya La Pulga memilih untuk menerima pinangan klub raksasa Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Lionel Messi Biasa Saja

 Performa Lionel Messi di PSG sejauh ini belum seapik ketika ia memperkuat Barcelona. Bahkan, mesin gol dan assistnya seakan macet selama berseragam Les Parisiens. Di ajang Ligue 1, pemain asal Argentina tersebut sudah mencatatkan empat penampilan. Namun, ia masih kesulitan untuk menjebol gawang lawan di kompetisi kasta teratas Prancis tersebut.

Penampilan minor Messi di PSG ternyata membuat Nicholas Anelka memiliki penilaian berbeda terhadap La Pulga. Mantan bintang tim nasional Prancis tersebut baru menyadari bahwa selama ini Lionel Messi adalah pemain yang biasa-biasa saja.

“Hari ini kami menuntut lebih dari Neymar, tapi kami juga bisa melakukannya dengan Messi. Sejak awal musim, tidak ada luar biasanya. Ada pemain yang telah meraih enam Ballon d’Or dan pada akhirnya dia tidak begitu luar biasa,” ujar Anelka kepada RMC.

Kedatangan Lionel Messi di lini depan PSG diharapkan membentuk trio mengerikan bersama Kylian Mbappe dan Neymar. Namun, sampai saat ini kedatangan La Pulga justru berimbas buruk pada performa kedua pemain tersebut.

Anelka tidak ingin memberikan perlakuan spesial kepada Messi, tapi sebaliknya hal itu justru diberikan kepada Neymar. Ia percaya penyerang asal Brasil tersebut akan dapat mencapai performa terbaiknya kembali seperti sedia kala.

“Masa-masa berat sedang berlangsung. Jika pelatih berpikir dia harus bermain untuk mendapatkan levelnya kembali, dia akan bermain. Menyingkirkan atau mengganti untuk merusak moralnya tidak akan memperbaiki apapun,” tegas Anelka.

“Anda tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi kepadanya di lapangan. Pochettino percaya dia dan bahkan tanpa Neymar bermain dengan baik, tim masih harus terus meraih kemenangan,” tandasnya.