Buaksib.com – Mohamed Salah dikabarkan telah mengambil sikap mengenai masa depannya di Liverpool. Namun, keputusan yang diambil oleh bintang asal Mesir itu justru membuat pihak The Reds kecewa dan frustrasi.

Mohamed Salah 2021
Mohamed Salah

 

Sama seperti Sadio Mane, Salah juga berada dalam fase krusial di Liverpool. Kontraknya di Anfield akan berakhir pada Juni 2023 mendatang. Negosiasi kontrak baru telah dilakukan, namun sampai sekarang masih belum mencapai titik temu.

Situasi yang dihadapi Liverpool soal Salah sedikit berbeda dengan Mane. Seperti diketahui, pemain timnas Senegal itu telah memutuskan untuk pindah klub. Tapi sampai saat ini Liverpool masih menunggu tawaran yang tepat untuk melepasnya.

Sementara itu, Mohamed Salah tidak akan pindah pada musim 2022/23 mendatang. Sayangnya, eks pemain Chelsea itu masih belum mau menandatangani kontrak baru. Situasi ini tentu tidak diinginkan oleh kubu manajemen Liverpool.

Mohamed Salah Bikin Frustrasi

Mohamed Salah memang tidak berniat hengkang di bursa transfer musim panas tahun ini. Dengan demikian, ia masih akan menjadi bagian dari skuat Liverpool di musim 2022/23 mendatang. Tapi, menurut The Mirror ada dua keputusan yang membuat pihak Liverpool merasa frustrasi dengan pemain berusia 29 tahun tersebut.

Sejauh ini Salah masih enggan menandatangani kontrak baru di Liverpool. Dengan sisa kontrak hanya satu musim, ia bisa saja hengkang ke klub lain dengan status bebas transfer. Ini menjadi kemungkinan terburuk yang bisa dihadapi oleh Liverpool.

Andai kesepakatan soal kontrak baru tidak tercapai hingga akhir musim depan, ada potensi ia justru bergabung dengan klub rival di Inggris. Pasalnya sang pemain kabarnya tidak keberatan jika harus membelot ke klub Premier League lainnya.

Situasi tersebut kabarnya membuat  manajemen Liverpool merasa frustrasi. Mereka memang ingin mempertahankan sang pemain, namun mereka tidak bisa memenuhi tuntutan gaji yang diminta Salah. Kabarnya, pemain kidal tersebut meminta bayaran sebesar 400 ribu Pounds per pekan di kontrak barunya.

Liverpool masih belum mau memenuhi permintaan Mohamed Salah itu. Mereka tidak ingin merusak struktur keuangan dan membuat pemain lain menuntut hal yang sama.