Buaksib.com – Pada musim 2020, Arema FC dipastikan akan menjalani kompetisi yang cukup ideal. Dari draf yang didapat oleh manajemen klub, klub yang berlogo singa mengepal tersebut akan menjalani kompetisi dengan rata-rata jeda waktu selama tujuh hari.

Musim 2020, Rata-Rata Jeda Antarlaga Arema FC Tujuh Hari
Skuat Arema FC 2019.

 

Berdasarkan draft yang ada, rata-rata jarak antarlaga Arema adalah 7,3 hari. Sedangkan jeda antar pertandingan mereka paling banyak yaitu enam hari. Ada 12 pertandingan yang punya jeda dengan waktu enam hari dari pertandingan sebelumnya.

Sedangkan jeda terbanyak antar pertandingan adalah 28 haru. Ini adalah jarak antara pertandingan pekan kesepuluh dan pekan kesebelas.

Pada putaran pertama sendiri, jarak antar pertandingan rata-rata adalah 28 hari. Sedangkan jeda antar pertandingan paling banyak di putaran pertama adalah enam hari.

Sedangkan untuk putaran kedua, jadwal tim berjuluk Singo Edan tersebut akan sedikit lebih padat. Rata-rata jarak antar pertandingan mereka menurun hingga 6,1 hari. Dan jarak antar pertandingan terbanyak adalah empat hari.

Jika melihat dari draf yang diterima oleh manajemen Arema FC, mereka akan memulai pertandingan dengan laga tandang ke markas PS Tira-Persikabo. Laga tersebut akan digelar pada Senin (2/3/2020). Sedangkan pertandingan pertama mereka akan digelar enam hari kemudian. Tim anak asuh Mario Gomez tersebut akan menjamu Persib Bandung.

Arema FC sendiri dijadwalkan akan menutup pertandingan mereka di kompetisi musim 2020 dengan menjamu PSM Makassar. Pertandingan tersebut akan digelar pada, Sabtu (31/10/2022).

Arema FC Puji Draf Jadwal

Manajemen Arema mengatakan jika mereka merasa senang dengan draf yang didapat kali ini. Mereka mengatakan jika memang seharusnya seperti inilah jadwal kompetisi yang ideal.

“Menurut kami, soal jeda antarpertandingan yang enam hari ini sesuai untuk recovery pemain,” ucap General Manager Arema, Ruddy Widodo.

“Ini adalah sesuatu yang sesuai keinginan kami. Memang seharusnya seperti ini. Tidak bisa sepekan bermain dua kali,” lanjutnya.

Menurutnya, hingga kini mereka baru mendapat jadwal kompetisi. Mereka belum mendapat jadwal turnamen Piala Indonesia. “Bisa jadi nanti akan dimasukkan di tengah-tengah jadwal kompetisi,” ungkap Ruddy.

Jadwal Masih Bisa Berubah

Sementara itu, Ruddy juga mengatakan jika kini jadwal yang ada tersebut masih berupa draf. Maka dari itu, menurut pria yang berasal dari Madiun tersebut, jadwal itu masih ada kemungkinan untuk berubahj.

“Namanya saja masih draf. Karenanya, masih bisa berubah. Yang keberatan bisa mengajukan perubahan, misal jika ada benturan dengan agenda politik,” jelas Ruddy.

“Kemungkinan, nanti akan disahkan pada ajang managers meeting. Sampai saat ini, belum ada keputusan kapan ada managers meeting. Kemungkinan setelah 10 Februari mendatang,” tandasnya.