Buaksib.com – Dua nama pemain senior, Thomas Muller dan Mats Hummels sudah tak pernah masuk lagi ke dalam timnas Jerman sejak Piala Dunia tahun 2018. Namun, pelatih Jerman, Joachim Low sepertinya sudah berubah pikiran. Low mengikutsertakan keduanya ke dalam skuad turnamen Euro 2020 mendatang.

Thomas Muller dan Mats Hummels
Thomas Muller dan Mats Hummels

Revolusi Gagal Der Panzer

Tahun 2018 menjadi tahun terakhir Thomas Muller dan Mats Hummels mendapat panggilan dari timnas Jerman. Kala itu, Jerman yang merupakan kampiun World Cup 2014 tersingkir lebih awal pada turnamen World Cup 2018. Der Panzer gugur di fase grup selepas dihajar Korea Selatan, dua gol tanpa balas.

Sejak kegagalan di turnamen antar negara itu, pelatih Jerman Joachim Low melakukan revolusi besar-besaran dalam skuadnya. Ia mencoret banyak pemain senior dalam skuad Der Panzer. Sementara itu, Low memanggil banyak nama pemain muda dengan maksud melakukan regenerasi.

Sayangnya, regenerasi skuad yang coba dilakukan Low bisa dibilang gagal karena Jerman menelan beberapa hasil mengecewakan. Yang paling diingat, tentu saja kekalahan enam gol kontra Spanyol di ajang UEFA Nations League. Lalu kekalahan lainnya dialami Jerman di laga kontra Makedonia Utara pada kualifikasi Piala Dunia.

Comeback Müller dan Hummels

Sementara Jerman gagal melakukan regenerasi, Muller tampil mengesankan bersama klubnya Bayern Munchen. Penampilan impresif juga ditunjukkan Mats Hummels kala membela Borussia Dortmund di musim ini. Dengan penampilan mengesankan, banyak yang mendukung Hummels dan Muller kembali ke timnas Jerman.

Melihat dua pemain senior Jerman yang tetap tampil mengesankan meski sudah tak muda lagi, Joachim Low akhirnya luluh. Sang pelatih kembali memasukkan nama Muller dan Hummels ke dalam skuad yang akan ia bawa ke turnamen Euro 2020. Dengan demikian, dua pemain senior itupun resmi melakukan comeback ke timnas setelah sekitar tiga tahun.

Komentar Joachim Löw

Ketika ditanya mengenai pemilihan skuadnya, Low menjawab, “Kesuksesan di turnamen sangat penting untuk sepakbola Jerman, untuk seluruh negara. Itulah alasan mengapa kami memanggil Muller dan Hummels lagi. Mereka dihormati dan diterima para pemain muda karena performa dan penampilan impresif, jadi menurut kami, ini waktu yang tepat.”

“Kami tidak bisa mencapai target pada musim 2019/2020 ketika pandemi dan perkembangan yang kami inginkan tak berjalan sesuai rencana. Jadi kami bilang,’baiklah, kami harus berpikir ulang.’ Ada turnamen sekarang, itulah yang terpenting. Inilah target kami dan anda bisa merasakan bahwa tim kami mau berjaya di gelaran ini.”

“Dalam setiap turnamen, penting untuk fokus menghadapi setiap laga, anggap setiap laga adalah laga knockout. Kami bermain melawan Prancis, lalu bermain menghadapi Portugal, kami hanya ingin lolos dari fase grup. Jika anda berpikir lebih jauh, anda mungkin akan kesulitan, tapi jika kami lolos dari fase grup dan mengikuti alur, kami bisa meraih apapun.”