Buaksib.com – Berbeda dengan kritikus lain, Jose Mourinho yakin bahwa Marcus Rashford memiliki potensi untuk menjadi pemain No. 9 yang bisa diandalkan Manchester United. Namun, pelatih berkebangsaan Portugal tersebut berpendapat bahwa peran tersebut tak boleh diberikan kepadanya saat menghadapi lawan tertentu.

Mourinho: Jangan Jadikan Rashford Pemain No 9
Marcus Rashford

 

Musim ini, Manchester United memang tidak memiliki banyak stok pemain untuk mengisi lini depan mereka. Pada bursa transfer musim panas 2019 kemarin, The Red Devils ditinggal Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez yang hijrah ke Inter Milan. Lukaku dibeli secara permanen namun Sanchez hanya akan menjalani masa peminjaman selama satu musim.

Semenjak kepergian Lukaku, Marcus Rashford cukup sering dijadikan ujung tombak Setan Merah. Meskipun, sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, sesekali menukar posisinya dengan Anthony Martial. Sejauh ini, penyerang berusia 21 tahun tersebut telah mencetak tiga gol dari enam penampilannya di Premier League. Dua di antaranya berasal dari eksekusi tendangan penalti.

Catatan tersebut membuat banyak orang tidak yakin akan kepantasan Rashford menjadi ujung tombak utama Manchester United musim ini. Salah satu sosok yang mengkritisi kualitas Rashford adalah legenda Setan Merah, Paul Scholes.

Rashford Punya Potensi

Berbeda dengan Scholes, Jose Mourinho yang pernah melatih Manchester United melihat bahwa pemain jebolan akademi The Red Devils tersebut memiliki potensi untuk jadi ujung tombak tim. Namun, ia berpendapat bahwa hal itu dapat dilakukan dalam kondisi tertentu.

“Saya takkan mengatakan bahwa dia tidak bisa menjadi pemain no. 9, dia bisa menjadi no.9 yang berbahaya,” buka Mourinho kepada Sky Sports.

“Terutama saat lawannya tidak bermain pragmatis, tidak tertutup dan memberikan banyak ruang untuk menyerang. Dia bisa menjadi sosok berbahaya dalam proses transisi,” lanjutnya.

Jose Mourinho merasa yakin bahwa Rashford takkan mampu mencetak banyak gol saat menghadapi lawan seperti yang ia sebutkan. Oleh karenanya, ia menyarankan bekas klubnya tersebut untuk segera memberinya peran lain.

“Dia bukanlah seorang targetman, Rashford tidak akan mencetak banyak gol seperti yang seharusnya dilakukan oleh seorang penyerang,” tambah pria berumur 56 tahun tersebut.

“Dia bisa menjadi pemain yang sangat bagus jika bermain dari sisi sayap, mungkin lebih baik dari menjadi pemain no.9. Namun, dia merasa sebagai pemain no.9 dan saya pikir klub dan pelatih juga merasa demikian,” sambungnya.

Mourinho yakin Rashford bisa mencetak lebih dari 10 gol jika dimainkan sesuai dengan sarannya. “Dari sisi, anda akan membuatnya mencetak 10-12 gol per musimnya,” tutupnya.