Buaksib.com – Pembelian sosok Miralem Pjanic oleh Barcelona sebelumnya diharapkan bisa menjadi tumpuan utama skuad asuhan Ronald Koeman. Pjanic dibeli dari Juventus dan menjadi harapan besar untuk Los Blaugrana saat itu. Sayangnya, pemain asal Bosnia tersebut justru tak banyak berkontribusi. Bahkan, namanya seolah menghilang beberapa bulan terakhir.

Tidak Terlihat, Kemanakah Miralem Pjanic?
Miralem Pjanic

Performa apik yang ditunjukkan Miralem Pjanic untuk Juventus membuat Barcelona tertarik untuk mendatangkan sang pemain. Barca kemudian memutuskan untuk menukar Pjanic dengan sosok Arthur Melo dan bergabung di awal musim ini. Namun, setelah datang ke Camp Nou, sosok Miralem Pjanic bahkan tak banyak memberikan sumbangsihnya.

Reputasi yang mentereng di Italia tak membuat Miralem Pjanic bersinar di Barcelona. Dirinya tak punya hal bagus untuk Barcelona musim ini yang membuat sang pemain tidak pernah menjadi pilihan Ronald Koeman. Sang pelatih bahkan hanya memainkannya sesekali saja ketika dibutuhkan.

Miralem Pjanic Minim Kontribusi

Miralem Pjanic musim ini hanya tampil di 12 laga bersama Barcelona. Padahal, Barca sudah menjalani 19 pertandingan di musim ini. Artinya, sang pemain memang bukan menjadi pilihan untuk skuad reguler Barca. Mantan pemain AS Roma tersebut juga jarang dimasukkan sebagai pemain inti oleh Ronald Koeman.

Satu gol pun belum berhasil dilesakkan ketika Miralem Pjanic bermain untuk Barcelona. Sejauh ini, sang pemain juga dianggap minim kontribusi dan telah gagal saat eksekusi penalti di ajang Copa Del Rey menghadapi Rayo Vallecano. Gagalnya Pjanic tersebut membuat sang pemain seolah tak dianggap dan seringkali menghilang ketika laga Barcelona dilangsungkan.

Ternyata, Miralem Pjanic dianggap telah kalah bersaing dengan para pemain Barcelona dari lini tengah. Sang pemain juga belum mendapatkan kepercayaan dari pelatih Ronald Koeman musim ini. Pelatih asal Belanda tersebut lebih senang memainkan Sergio Busquets untuk penampilan lini tengah mereka.

Semakin Tak Dianggap

Penampilan Miralem Pjanic jelas akan membutuhkan perkembangan. Sang pemain juga terlihat jarang dimainkan pada laga penting Barcelona. Pjanic juga dianggap tak mampu bersaing ketat dengan pemain andalan Koeman yang lain seperti Frenkie De Jong serta Pedri. Hal tersebut membuat Pjanic semakin tak dianggap tim Catalan.

Ronald Koeman selalu menggunakan formasi 4-2-3-1 untuk tim asuhannya. Selain itu, beberapa kali Barcelona juga menggunakan strategi 4-3-3 yang banyak menghabiskan performa Pedri sebagai gelandang ketiga. Pjanic pun akhirnya seperti tidak memiliki kesempatan untuk bisa tampil di tim reguler Barcelona.

Ronald Koeman menyadari bahwa penampilan Miralem Pjanic jauh dari harapan. Sebelumnya, mantan pelatih Ajax tersebut menganggap sosok Pjanic mampu menyuguhkan aksi terbaiknya seperti saat masih bersama Juventus.

Kini, alih-alih mendapatkan performa yang gemilang, Pjanic bahkan dianggap tak terlalu mampu menjadi gelandang andalan bagi skuad Barcelona. Namun, klub asuhan Koeman tersebut tak ingin melepaskannya begitu saja. Kesempatan masih akan diberikan oleh klub untuk penampilan Pjanic di paruh musim kedua.