Buaksib.com – Kedatangan Shin Tae-yong, Manajer Pelatih Timnas Indonesia ke Indonesia sudah sangat ditunggu-tunggu. Pasalnya, pelatih asal Korea Selatan tersebut harus secepatnya mempersiapkan tim nasional, baik U19 maupun timnas Senior.

Minggu Depan Shin Tae-yong akan Ke Indonesia
Shin Tae-yong, pelatih timnas Indonesia.

 

Di tahun ini, Timnas Indonesia U19 akan tampil di ajang Piala AFC U19. Sedangkan Timnas senior akan menjalani tiga laga sisa putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G dan Piala AFF.

Kemudian, kapan Shin Tae-yong akan Kembali ke Indonesia? Salah satu anggota Komite Eksekutif PSSI, Endri Erawan mengatakan jika sang pelatih akan datang ke Indonesia tak lama lagi. Akan tetapi, itu masih tentatif.

“Shin Tae-yong akan ke Jakarta pekan depan kalau tidak ada perubahan,” ucap Endri, Jumat (17/7/2020).

Setelah sampai di Indonesia, sang pelatih akan bergerak cepat untuk mempersiapkan timnas Indonesia U19. “Setelah tiba langsung diadakan pemusatan latihan (TC),” tuturnya.

Kemungkinan TC di Korea Selatan

Timnas Indonesia U16 sendiri kemungkinan akan terbang ke Korea Selatan untuk melakukan TC. Pada saat ini, PSSI juga sedang mempersiapkan formulanya.

“Kalau jadi ke Korea Selatan, para pemain pasti akan dikarantina dulu. Hasil tes swab itu sudah paling akurat, dua sampai tiga hari kalau sudah negatif relatif aman,” jelas Endri.

“PSSI juga sedang berusaha jika jadi TC ke Korea Selatan. Timnas kita bisa karantina lebih cepat di sana setelah melalui tes swab,” tambah bos Mitra Kukar ini.

Ingin Shin Tae-yong Lakukan TC di Jakarta Dulu

Seperti yang kita ketahui, coach Shin punya rencana akan mengangkut skuat timnas U19 ke Korea Selatan guna menjalani TC. Akan tetapi, sebelum itu PSSI ingin agar para pemain timnas bisa melakukan TC di Indonesia terlebih dahulu.

“Kalau memungkinkan TC di Jakarta dulu. Kalau untuk durasi waktunya kami PSSI masih membicarakan dengan coach Shin Tae-yong,” jelas, Endri Erawan.

Pada saat ini, PSSI juga masih menunggu kedatangan pelatih yang kini berusia 49 tahun tersebut ke Indonesia. Federasi sepak bola Indonesia tersebut ingin berdiskusi langsung tentang program kerja yang sudah disusun oleh sang pelatih.