Buaksib.com – Manajer Arsenal, Mikel Arteta memberikan komentarnya setelah takluk dari Wolverhampton di pekan ke-10 Premier League, Senin (30/11) dini hari WIB. Sang manajer mengakui bahwa kondisi skuatnya saat ini sedang sangat mengkhawatirkan.

Mikel Arteta Arsenal
Mikel Arteta

 

Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk Arsenal di kompetisi domestik. The Gunners hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir, itupun dengan bantuan gol penalti.

Hasil ini membuat Aubameyang dkk terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara. Mereka baru mengumpulkan 13 poin dari 10 laga yang telah dilakoni. Bahkan, dari 10 pertandingan tersebut, klub asal London Utara ini baru mencetak 10 gol. Inilah yang menjadi masalah utama Arsenal di musim 2020/21 ini.

Khawatirkan Kondisi Arsenal

Mikel Arteta mengakui performa timnya mengkhawatirkan, khususnya perihal mencetak gol. Entah mengapa di musim ini The Gunners begitu kesulitan untuk membobol gawang lawan. Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette sama-sama sulit mencetak gol.

“Tentu saja saya sangat khawatir. Saya bertanggung jawab untuk hasil ini, tapi saya pun harus mengakui bahwa reaksi tim kami, cara kami bermain di babak kedua, itulah yang saya harapkan dari mereka,” ujar Arteta kepada Sky Sports.

“Paling tidak hasrat dan keinginan untuk mencoba dan meraih hasil apik itu ada.”

“Kami harus mengirim bola ke dalam gawang. Kami menciptakan banyak peluang, tapi produk akhirnya adalah gol,” imbuhnya.

Arteta pun memuji Wolverhampton yang tampil efektif dalam memanfaatkan peluang. Arsenal tidak demikian, namun ia yakin bahwa gol-gol tersebut akan segera datang.

“Di babak pertama mereka menciptakan dua tembakan tepat sasaran dan keduanya jadi gol. Ketika kami mendapatkan peluang, kami gagal melakukannya,” sambung Arteta.

“Gol-gol itu akan datang, kami bersikeras dan kami harus terus mendorong para pemain serta percaya pada mereka.”

Kekalahan ini pun membuat Arsenal mencatatkan rekor yang tidak diinginkan. Raihan 10 poin dari 13 laga, inilah awal musim terburuk mereka sejak 1981/82 silam.

“Hasil ini sungguh buruk, performa kami di babak pertama, ada beberapa momen apik. Tapi mereka melepas dua tembakan tepat sasaran dan mencetak gol dua kali,” tutup Mikel Arteta.