Buaksib.com – Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengaku telah menyerah dalam perburuan gelar juara Premier League musim 2019/2020. Sebagai gantinya, mereka akan fokus untuk finish sebagai runner-up di akhir musim nanti.

Manchester City menyerah untuk kejar Liverpool
Manajer Manchester City, Josep Guardiola

 

Manchester City baru saja menelan kekalahan atas Wolverhampton pada pekan ke-19 Premier League, Sabtu (28/12/19) dini hari WIB. Sergio Aguero dkk kalah dengan skor ketat 3-2 atas Wolverhampton pada laga yang digelar di Molineux Stadium tersebut.

Hasil itu membuat City belum beranjak dari posisi ketiga klasemen sementara Premier League dengan torehan 38 poin. Padahal, apabila mereka menang melawan Wolverhampton, mereka dipastikan akan naik satu strip menggeser Leicester City. The Citizens pun harus menerima kenyataan tertinggal 14 poin dari Liverpool yang berada di posisi teratas.

Liverpool bahkan masih berpeluang untuk melebarkan jarak poin dengan Manchester City. Pasalnya, skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut masih memiliki satu laga sisa. Artinya, ada potensi selisih kedua tim menjadi 17 poin.

Manchester City Menyerah

Di musim 2019/2020 ini, Manchester City sudah menelan lima kekalahan di Premier League. Di sisi lain, Liverpool masih sangat perkasa dan belum terkalahkan. Melihat situasi tersebut, ditambah jarak poin yang begitu jauh, Pep Guardiola sebagai manajer The Citizens lebih memilih untuk bersikap realistis.

“Jarak poinnya terlalu besar, ya [perebutan gelar sudah usai],” ucap Josep Guardiola dikutip BBC Sports.

Dengan selisih 14 poin dan potensi menjadi 17 poin, menurut Guardiola, harusnya tidak ada lagi peluang bagi Manchester City untuk mengejar Liverpool di puncak klasemen. Apalagi The Reds tampil sangat konsisten musim ini.

“Tidak realistis untuk memikirkan Liverpool, kami berpikir tentang Leicester. Kami memiliki kesempatan untuk meraih posisi kedua. Saya tahu kualitas tim saya, tetapi itulah situasinya,” ujar Guardiola.

Hasil buruk yang diterima Manchester City di pekan ke-19 kemarin tak lepas dari kartu merah yang diperoleh Ederson Moraes. Kiper asal Brasil tersebut membuat The Citizens harus bermain dengan 10 pemain padahal laga baru berjalan 12 menit.

Kartu merah Ederson harus membuat Pep Guardiola menarik keluar Sergio Aguero untuk digantikan dengan kiper Claudio Bravo.

Sebenarnya Manchester City sempat unggul dua gol terlebih dahulu melalui brace Raheem Sterling. Namun, Claudio Bravo sebagai kiper pengganti gagal tampil bagus dan harus kebobolan tiga gol. City pun takluk 3-2 atas tuan rumah dan itu adalah kekalahan kelima mereka di Premier League musim ini.