Buaksib.com – Bomber asal Argentina, Mauro Icardi, nampaknya sudah menemukan kenyamanan bersama Paris Saint-Germain. Bahkan, ia mengutarakan bahwa dirinya akan melakukan segalanya demi bisa bertahan di klub asal kota Paris tersebut.

Mauro Icardi enggan kembali ke Inter Milan
Mauro Icardi saat resmi diperkenalkan sebagai pemain baru PSG

 

Pemain berusia 26 tahun tersebut mendarat di Parc des Princes pada bursa transfer musim panas 2019 lalu. Ia didatangkan oleh Les Parissiens dengan status pinjaman dari Inter Milan. Bersama PSG, Icardi sudah mencetak sembilan gol dan satu assist dari 10 penampilannya di semua kompetisi musim ini.

Catatan tersebut terbilang cukup mentereng mengingat ia sempat tak merumput selama beberapa bulan akibat konflik dengan Inter Milan musim lalu. Hal inilah yang membuat dirinya ditendang dari skuat Il Nerazzurri meski ia telah memberikan kontribusi cukup besar pada klub yang bermarkas di San Siro tersebut.

Icardi Ingin Bertahan di PSG

Peminjaman Icardi menuju Paris Saint-Germain dibarengi dengan perpanjangan kontrak yang diberikan oleh Inter Milan. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi Nerazzurri agar tidak kehilangan Mauro Icardi secara gratis di akhir musim nanti. Namun, nampaknya sang bomber sudah ogah kembali ke kota Milan. Ia lebih menginginkan untuk terus melanjutkan karirnya bersama PSG.

Dalam klausul peminjamannya, PSG memiliki opsi pembelian dengan nilai 60 juta Pound pada akhir musim nanti. Klub raksasa Prancis tersebut juga sudah menunjukkan niatan untuk mengaktifkan klausul tersebut. Hal itu tak lepas dari moncernya performa Icardi bersama Les Parissiens di awal musim ini.

Icardi berharap PSG benar-benar mewujudkan niatannya tersebut. Ia bahkan siap melakukan segalanya agar tak perlu lagi kembali ke pelukan Inter Milan.

“Kami akan lihat lagi pada akhir musim apakah saya akan bertahan. Saya ingin melakukan hal yang baik, saya datang untuk itu,” ujar Icardi pada RMC Sport.

“Tentu saja bermain untuk sebuah tim seperti PSG adalah sebuah hal yang penting, mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia. Ini adalah langkah besar dalam karir saya, dan saya akan melakukan segalanya untuk bertahan di sini,” lanjutnya.

Performa apik Icardi membuat jatah bermain striker PSG lainnya, Edinson Cavani, berkurang. Pemain asal Uruguay tersebut mulai sering duduk di bangku cadangan pasca sembuh dari cedera panggul yang ia derita.

Icardi tidak mengharapkan hal seperti itu. Ia mengaku ingin berduet dengan mantan pemain Napoli tersebut. Sebab, ia tahu Cavani bukanlah striker sembarangan.

“Saya mengenal Ed sangat lama, kami berada di Italia sejak lama. Edi adalah pemain hebat yang membuat sejarah di PSG, dia melakukan banyak hal di sini,” tambahnya.

“Edi dan saya adalah dua striker, kami senang mencetak gol, kami bisa bermain bersama bila pelatih memutuskan, namun kami tidak membuat keputusan. Itu adalah tugas pelatih,” tutupnya.