Buaksib.com – Sang pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengakui jika dia sempat berdebat dengan pemainnya yakni, Paulo Dybala. Perdebatan tersebut terjadi pada saat pergantian pemain di pertandingan sebelumnya. Akan tetapi, beruntung perdebatan tersebut berakhir dengan baik.

Maurizio Sarri Akui Sempat Berdebat Dengan Paulo Dybala
Paulo Dybala, penyerang Juventus.

 

Dybala sempat menampakan raut wajah yang kurang senang saat Juventus berhadapan dengan AS Roma di ajang Serie A. Ekspresi tersebut juga dia tunjukan pada saat ditarik keluar lapangan oleh sang pelatih.

Striker yang berasal dari Argentina tersebut tampil cukup baik meskipun tak mencetak gol. Dia juga menjadi pemain yang memberi Juventus mendapat hadiah penalty yang dieksekusi oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-10.

Setelah pertandingan usai, Maurizio Sarri ditanyai tentang Paulo Dybala yang menunjukan ekspersi tersebut. Dia mengatakan jika dirinya tak peduli dengan reaksi sang pemain.

Maurizio Sarri Sempat Berdebat dengan Dybala

Menjelang pertandingan kontra Udinese di Coppa Italia, Sarri mengatakan jika dirinya sempat bertemu dengan Dybala dan sempat berdebat dengannya. Namun beruntungnya, perdebatan tersebut berakhir positif.

“Dia hanya bertanya kenapa dirinya ditarik keluar. Terlihat wajar dan bukan sesuatu yang buruk. Di setiap lini pekerjaan, perdebatan selalu terjadi,” ujar Maurizio Sarri dalam konferensi pers.

“Sensasinya adalah para penyerang kami bekerja dengan baik. [Cristiano] Ronaldo sedang luar biasa pada saat ini. Rekornya telah menunjukkan itu,” sambungnya.

Tentang Marko Pjaca

Jika berbicara tentang penyerang, Juventus sebenarnya masih punya satu sosok pemain yang belum pernah dimainkan hingga kini. Pemain tersebut adalah Marko Pjaca, yang pada musim kemarin dipinjamkan ke Fiorentina.

Sebelumnya, Pjaca diyakini sebagai salah satu calon pemain bintang Juventus nantinya. Akan tetapi, cedera parah yang dideritanya memaksanya harus menepi dan menghambat perkembangannya. Dan kini Maurizio Sarri berniat akan mengembalikan kemampuannya.

“Pjaca adalah pemain yang penting, saya harap saya bisa menemukan ruang lebih untuknya. Di Napoli, dia adalah salah satu target kami dan saya marah saat dia pindah ke Juventus,” tandasnya.

Selama menjalani masa pinjaman bersama dengan Fiorentina selama enam bulan, dia sudah mencatatkan 19 penampilan di semua ajang. Namun sayang, dia hanya berhasil memberi satu gol dan satu assist saja.