Buaksib.com – Mantan pemain bek Inter Milan, Marco Materazzi, membalas cerita tentang dendam Zlatan Ibrahimovic dengan ucapan terima kasih. Sebab, menurutnya, tanpa dia Nerazzurri tak akan bisa meraih juara di Liga Champions.

Materazzi: Terima Kasih Ibrahimovic, Tanpamu Kami Tak Menang!
Momen tendangan taekwondo Ibrahimovic kepada Materazzi pada laga Inter Milan vs AC Milan.

 

Beberapa waktu yang lalu, Ibrahimovic mengklaim diria menunggu empat tahun untuk bisa membalas dendamnya kepada Marco Materazzi. Dia terus menyimpan dendam karena pernah medapat tekel brutal darinya di pertandingan Juventus vs Inter Milan di tahun 2006 yang lalu.

Ibrahimovic sendiri mengatakan jika pada saat itu dia ingin langsung membalas tekel Marco Materazzi. Akan tetapi, niat tersebut tak terlaksana karena dia cedera akibat tekel dari mantan bek Timnas Italia itu

Pemain yang berasal dari Swedia tersebut akhirnya pindah ke Inter Milan, dan Barcelona. Setelah itu dia akhirnya memilih untuk bergabung dengan AC Milan.

Tendangan Taekwondo Ibrahimovic

Kemudian, ketika mendarat di AC Milan, Zlatan Ibrahimovic akhirnya punya kesempatan untuk bisa membalaskan dendamnya pada laga derby madoninna. Tak tanggung-tanggung, dia langsung menghajar Marco Materazzi dengan tendangan taekwondo.

“Di babak kedua, Matric mendekati saya dan saya menghajarnya dengan gerakan taekwondo, saya mengirimnya ke rumah sakit. Stankovic bertanya kepada saya, ‘kenapa kamu melakukan itu?’ kemudian saya menjawab: saya sudah menungguk momen ini selama empat tahun. Itu sebabnya,” jelasnya.

“Kemudian saya pergi. Setiap aksi pasti ada konsekuensi. AC Milan menang dan itu adalah momen yang baik, karena klub lama itu hebat,” ucapnya.

Respon dari Marco Materazzi

Cerita Ibrahimovic tersebut rupanya direspon oleh Marco Materazzi. Dia membalasnya dengan ucapan sarkasme.

Dia mengupload satu foto di Instagram yang menunjukan klub Inter Milan di musim 2009/2010 ketika berhasil meraih trofi Liga Champions. Pada foto itu, terlihat ada Materazzi, Esteban Cambiasso, sang kapten Javier Zanetti, dan Ivan Cordoba.

Kemudian, di caption nya, dia menulis “Saya datang, saya melihat, saya menaklukan,” kalimat ini tentunya akan menyindir Ibrahimovic.

“Selalu dan dalam kasus apapun, TERIMA KASIH, Ibrahimovic. Tanpamu, kami tak akan bisa MENANG,” tulisnya.

Zlatan sendiri pindah ke Barcelona di musim panas 2009. Untuk gantinya, Samuel Eto’o didaratkan ke Inter Milan. Setelahnya, Marco Materazzi dkk berhasil mendapat tiga gelar juara sekaligus, termasuk Liga Champions.