Buaksib.com – Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengklaim jika timnya saat ini lebih solid sebagai sebuah tim daripada periode sebelumnya. Yang menarik, sang pelatih menggunakan kata ‘target pribadi’ yang dimaksudkan mengarah kepada Cristiano Ronaldo.

Massimiliano Allegri: Saat Ini Juventus Hanya Tim Papan Tengah
Massimiliano Allegri.

 

Si Nyonya Tua menjalani era baru bersama Allegri di awal musim 2021/2022 ini. Setelah melewati dua musim yang kelam dibawah kepelatihan Maurizio Sarri dan Andrea Pirlo, sekarang mereka berusaha untuk membangun ulang skuat.

Selain menunjuk Massimiliano Allegri, hal penting lain dalam proses membangun ulang Juventus adalah perginya Cristiano Ronaldo. Kedua belah pihak setuju untuk berpisah usai Ronaldo memutuskan pulang ke Manchester United.

Lalu, bagaimana sindiran yang diberikan Allegri kepada Ronaldo yang menggunakan kata ‘target pribadi’?

Target Pribadi Massimiliano Allegri

Allegri sendiri sempat merasakan menangani Ronaldo selama satu musim. Momen tersebut terjadi di musim 2018/2019 lalu. Pada saat itu adlaah musim pertama Cristiano Ronaldo merapat ke Turin. Di akhir musim, meskipun memberikan gelar scudetto, Allegri memutuskan untuk mengundurkan diri.

Massimiliano Allegri Kembali melatih di awal musim 2021/2022 dan saat ini Ronaldo yang pergi. Tanpa kehadiran Ronaldo, Juve sempat mengalami kesulitan di awal musim. Akan tetapi, Allegri mengklaim jika timnya kini lebih kompak.

“Saya pikir target pribadi sudah disisihkan dan kami lebih banyak fokus pada tim,” ucap Allegri. The Mirror dan beberapa media Eropa menyebut ‘target pribadi’ merujuk pada Ronaldo.

“Kami telah bersama selama enam atau tujuh bulan sekarang. Kami semakin mengenal satu sama lain, kami merasa lebih seperti sebuah tim,” seru Massimiliano Allegri.

Ronaldo punya catatan khusus secara personal bersama Juve. Dia menjadi mesin gol dan mencatatkan banyak rekor. Bahkan, selama tiga musim terakhir, Ronaldo berhasil mencetak 101 gol di semua ajang.

Namun, dilihat secara keseluruhan, Juve tidak terlalu gacor bersama Ronaldo. Meski meraih lima gelar, Ronaldo gagal mencapi target utama yakni juara Liga Champions.