Buaksib.com – Manchester United menelan kekalahan telak lima gol tanpa balas ketika menjamu Liverpool di Old Trafford. Kekalahan ini membuat Setan Merah mencatatkan rekor terburuk di kandang sendiri dalam 66 tahun.

Manchester United Liverpool
Ekspresi kekecewaan Bruno Fernandes dan Cristiano Ronaldo pada laga lawan Liverpool

 

Gawang David de Gea sudah terkoyak hanya dalam tempo lima menit saja. Gol tersebut dicetak oleh gelandang Liverpool, Naby Keita usai memanfaatkan assist Mohamed Salah. Selang delapan menit, tim tamu mampu menggandakan keunggulan melalui aksi Diogo Jota.

Pada menit ke-38, Mohamed Salah menambah derita anak asuh Ole Gunnar Solskjaer melalui golnya. Pemain asal Mesir tersebut kemudian mencetak dua gol tambahan lagi pada menit ke-45+5 dan 50. Manchester United pun harus menanggung malu di depan pendukung mereka sendiri karena kalah lima gol tanpa balas.

Rekor Buruk Manchester United

Kekalahan dengan margin lima gol sangat jarang terjadi bagi Manchester United, apalagi di kandang sendiri. Terakhir kali mereka kalah sebesar itu terjadi pada 66 tahun silam, tepatnya pada Februari 1955. Kala itu Setan Merah dipermak rival sekota mereka, Manchester City.

“Manchester United mengalami kekalahan terbesar mereka di kandang dari Liverpool, sementara itu untuk pertama kalinya mereka kalah telak dengan 5+ gol di kandang sejak Februari 1955 (0-5 v Man City),” tulis OptaJoe.

Apabila ditelisik lebih jauh, kekalahan ini membuat Setan Merah mengalami kekalahan terbesar kedua dari Liverpool. Kekalahan terbesar yang pertama kala itu terjadi pada tahun 1895 silam.

Menurut laporan Goal International, saat itu MU masih menggunakan nama lain yakni Newton Heath LYR F.C. Bermain melawan Liverpool di bulan Oktober 1895, mereka menyerah dengan skor telak 7-1.

Kekalahan ini membuat Cristiano Ronaldo cs menempati posisi ketujuh di klasemen sementara Premier League dengan koleksi 14 poin. Sementara bagi Liverpool, tambahan tiga poin membuat mereka terus menguntit Chelsea di peringkat kedua dengan raihan 21 poin.

Kalah dengan margin gol yang begitu besar membuat posisi Ole Gunnar Solskjaer di kursi manajer Manchester United terancam. Beredar rumor bahwa direksi klub bakal menggelar rapat darurat guna mambahas masa depan manajer asal Norwegia tersebut.