Buaksib.com – Sebuah komentar pedas dilontarkan oleh legenda Prancis, Frank Lebouef. Pria berusia 51 tahun tersebut bahkan tak ragu untuk menyebut Manchester United sebagai tim medioker.

Manchester United dianggap sebagai tim medioker
CEO Manchester United, Ed Woodward

 

Sebelum tahun 2013, MU dikenal sebagai salah satu klub terbaik di dunia. Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, Setan Merah mampu mendominasi Premier League dan menjadi tim yang sangat disegani di Eropa.

Namun sepeninggal pelatih legendaris tersebut, prestasi MU kian merosot dari tahun ke tahun. Mereka saat ini sangat kesulitan untuk menjadi penantang gelar Premier League karena performa yang inkonsisten.

Lebouef mengaku sedih dengan kondisi Manchester United saat ini. “Ketika saya masih aktif bermain, saya beberapa kali bermain melawan Manchester United yang pada saat itu merupakan tim terbaik di dunia,” beber Lebouef kepada ESPN FC.

Manchester United Menjadi Tim Medioker

Lebouef mengaku sangat kecewa melihat bagaimana kemerosotan MU yang begitu drastis. Ia bahkan tidak ragu untuk mengatakan bahwa Setan Merah saat ini lebih mirip dengan tim-tim medioker ketimbang salah satu tim terbaik di dunia.

“Sekarang tim ini sudah sangat jauh berbeda dari tim mereka di masa lalu. Mereka saat ini terlihat seperti tim-tim kecil.”

Meski demikian ia juga mengutarakan pandangannya mengenai cara untuk menyelamatkan Manchester United dari keterpurukan. Mantan pemain Timnas Prancis tersebut menilai kunci kebangkitan Setan Merah adalah mengubah seluruh struktur manajemen dan kepemilikan mereka.

“Keterpurukan ini terjadi karena kepemimpinan yang buruk di klub ini. Mereka hanya bisa berubah jika mereka mengubah kepemilikan klub ini dan orang-orang yang berkuasa di atas manajer mereka,” ujarnya.

Selama beberapa tahun terakhir, sosok Ed Woodward selaku CEO Manchester United dan keluarga Glazer kerap menjadi sasaran kekecawaan suporter MU. Banyak pihak yang menganggap bahwa kedua sosok itu adalah sosok yang paling bertanggung jawab atas keterpurukan Setan Merah.

Ed Woodward selaku CEO Manchester United dianggap tidak mampu memenuhi keinginan manajer Setan Merah terkait aktivitas transfer. Alhasil, sejumlah pemain yang diingin manajer tidak bisa didatangkan ke Old Trafford yang berimbas pada buruknya performa tim di atas lapangan.