Buaksib.comManchester United dikabarkan masih kesulitan untuk mendatangkan Antony. Pasalnya mereka masih belum mencapai kesepakatan dengan Ajax Amsterdam perihal mahar transfer sang pemain.

Antony Ajax Amsterdam Manchester United
Antony

 

Membeli penyerang baru menjadi salah satu prioritas Manchester United di bursa transfer musim panas ini. Sebab, mereka telah dipastikan berpisah dengan Edinson Cavani yang kontraknya habis pada akhir Juni lalu. Di samping itu, Setan Merah juga berpotensi ditinggal pergi oleh Cristiano Ronaldo.

Sejak bursa transfer musim panas dibuka, ada satu nama yang paling santer disebut akan mendarat di Old Trafford. Manajer baru Manchester United, Erik Ten Hag dikabarkan ingin memboyong Antony dari Ajax Amsterdam. Sang manajer sudah paham betul kualitas yang dimiliki oleh mantan anak asuhnya tersebut.

Goal International mengklaim bahwa MU sudah menyodorkan tawaran kepada Ajax Amsterdam. Tapi tawaran perdana mereka ditolak oleh raksasa Belanda tersebut karena masih terlalu rendah.

Tawaran Perdana untuk Antony

Laporan tersebut mengklaim bahwa Manchester United sudah melepas tawaran perdana mereka untuk merekrut Antony. Setan Merah kabarnya menyodorkan nominal yang cukup besar yaitu sekitar 60 juta Euro. Kubu Setan Merah sebelumnya cukup optimis tawaran itu bakal langsung diterima oleh Ajax Amsterdam.

Kendati sudah tergolong besar, nyatanya Ajax Amsterdam masih belum puas dengan tawaran tersebut. Sebab mereka baru saja kehilangan Sebastian Haller yang pindah ke Borussia Dortmund. Dengan demikian stok pemain di lini serang mereka sangat terbatas.

Ajax menginginkan uang sebesar 80 juta Euro untuk transfer Antony. Tujuannya agar mereka bisa menggaet pemain baru dengan kualitas sepadan. Jadi mereka telah meminta kepada pihak Manchester United untuk menaikkan tawaran mereka.

Manchester United kabarnya masih belum menyerah kendati tawaran perdana mereka ditolak. Nilai 60 juta Euro mereka anggap sudah sesuai dengan kualitas yang dimiliki Antony. Oleh karena itu mereka akan berupaya meminta Ajax mengurangi banderol sang pemain.

MU bisa memanfaatkan kedekatan Ten Hag dengan manajemen Ajax karena ia pernah menjabat sebagai manajer di sana. Di samping itu, hubungan MU dengan juara Belanda itu juga cukup baik, khususnya dalam urusan jual-beli pemain.