Buaksib.com – Raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan akan kembali merekrut salah seorang legenda mereka, Eric Cantona. Kendati punya reputasi sebagai pemain ‘bengal’, pria asal Prancis tersebut tengah dipertimbangkan untuk menjadi salah satu duta besar klub.

Manchester United akan Kembali Rekrut Eric Cantona
Eric Cantona

 

Manchester United merekrut Eric Cantona pada tahun 1992 silam. Kala itu mantan pemain Marseille tersebut diboyong dari Leeds United.

Tak butuh waktu lama bagi Eric Cantona untuk menyatu dengan skuat Setan Merah. Ia kemudian berkembang menjadi salah satu pemain penting di skuat Manchester United yang kala itu diasuh oleh Sir Alex Ferguson.

Selama membela Manchester United, ia membantu timnya meraih sembilan gelar juara. Empat di antara gelar juara tersebut adalah trofi Premier League. Eric Cantona pun disebut sebagai salah satu rekrutan terbaik Sir Alex Ferguson. Sebab ia memberikan dampak luar biasa terhadap perkembangan klub.

Eric Cantona akan Menjadi Duta Besar

Eric Cantona hanya bertahan selama lima tahun saja di Manchester United. Namun, ia kerap menimbulkan masalah selama memperkuat Setan Merah. Ia memang memiliki reputasi sebagai pemain ‘bengal’. Kendati demikian, Cantona tetap menjadi salah satu idola bagi para fans Manchester United.

Cantona memang sudah lama meninggalkan Manchester United. Namun kini kubu Setan Merah disebut berencana untuk membawanya kembali ke Old Trafford. Dilansir dari The Mirror, kubu Manchester United saat ini tengah mempertimbangkan mengangkat Eric Cantona sebagai salah satu duta besar klub.

Manchester United sejatinya sudah memiliki sejumlah legenda di antara duta besar mereka, termasuk Bryan Robson dan Denis Irwin. Namun, kembalinya ‘King Eric’ dinilai akan menjadi sesuatu yang berbeda khususnya bagi para penggemar Manchester United.

Kenangan Tendangan Kung-Fu

Eric Cantona dikenal sebagai salah seorang bomber hebat. Namun ia juga diingat sebagai pemain Manchester United yang melancarkan tendangan kung-fu kepada seorang suporter Crystal Palace pada bulan Januari 1995 silam.

Cantona disebut terus dilecehkan oleh penggemar Crystal Palace itu selama pertandingan. Ia lantas memutuskan untuk membalas dengan meluncurkan dirinya di atas papan iklan di Selhurst Park (kandang Palace) dan melancarkan tendangan kung-fu ke arah penonton tersebut.

Laga itu sendiri berakhir dengan skor imbang 1-1. Usai laga, winger Manchester United, Lee Sharpe mengenang persis apa yang terjadi di ruang ganti pemain.

“Ada bangku di tengah ruangan dengan kemeja dan bola yang harus ditandatangani. Secangkir teh dan sepiring sandwich. Mereka dilemparkan ke mana-mana,” ungkapnya seperti dilansir Goal.

“Kami tersiram air panas dan terkena lemparan sandwich telur di belakang leher kami. Kami saling memandang, berpikir, ‘sial, Cantona membuat masalahnya sampai di sini!’ Kemudiaia mulai, manajer. Pallister sialan, kamu tidak bisa menanduk bola apapun, kamu tidak melakukan tekel. Incey, di mana kamu berada? Sharpey, nenek saya berlari lebih cepat dari Anda! Kalian semua aib sialan.”

“Pukul sembilan, besok pagi saya akan membuat Anda berlatih dengan sangat berat. Sungguh mengejutkan. Dan Eric, kamu tidak bisa berkeliling melakukan hal-hal seperti itu nak,” ungkap Sharpe.

Eric Cantona sendiri mendapatkan hukuman cukup berat atas aksinya tersebut. Ia dilarang membela Manchester United selama sembilan bulan.