Buaksib.com – Gelar juara Premier League akhirnya dipastikan jatuh ke tangan Manchester City. Kepastian tersebut diperoleh usai The Citizens meraih kemenangan atas Aston Villa di pekan ke-38 Premier League, Minggu (22/05) malam WIB.

Manchester City EPL Winner
Perayaan juara Premier League oleh Manchester City

 

Pertandingan ini berlangsung cukup menegangkan bagi fans Manchester City. Bagaimana tidak, klub kesayangan mereka kebobolan di menit ke-37 lewat aksi Matty Cash. Suasana di Etihad Stadium semakin hening usai Philippe Coutinho mencetak gol kedua untuk Aston Villa di menit ke-69.

Pep Guardiola menunjukkan kelasnya sebagai salah satu manajer top di dunia. Pergantian taktik yang ia terapkan berbuah manis kendati timnya sudah tertinggal dua gol. The Citizens berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-2 lewat gol yang dicetak Ilkay Gundogan.

Hanya berselang dua menit sejak gol tersebut, Rodri membuat skor menjadi sama kuat 2-2. Publik Etihad Stadium akhirnya bergemuruh setelah Ilkay Gundogan kembali mencetak gol di menit ke-81 yang sekaligus mengubah skor menjadi 3-2.

Fans Manchester City Dibuat Cemas

Kecemasan fans Manchester City saat tim mereka tertinggal dua gol memang bukan tanpa alasan. Sebab, mereka dituntut wajib menang dari Aston Villa karena sedang bersaing dengan Liverpool. Kedua tim hanya berjarak satu poin saja di papan klasemen.

Di waktu yang bersamaan, Liverpool menjamu Wolverhampton di Anfield. Pedro Neto sempat membuat The Wolves unggul 0-1 di menit ketiga. Namun, Sadio Mane mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-24. Liverpool kemudian berbalik ungguk 2-1 melalui gol Mohamed Salah pada menit ke-84. Andrew Robertson akhirnya mengunci kemenangan The Reds menjadi 3-1 pada menit ke-89.

Sayangnya, kemenangan ini tidak berarti bagi Liverpool karena Manchester City juga meraih kemenangan. Dengan demikian, perolehan poin kedua tim di klasemen akhir Premier League tetap berjarak satu poin. Hasil ini seperti De Javu pada musim 2018/19 lalu. Kala itu Liverpool juga kalah dengan selisih satu poin dari The Citizens.

Manajer City, Pep Guardiola tentu sangat gembira atas kesuksesan anak asuhnya meraih trofi Premier League. Sebab, sebelum laga kontra Aston Villa, manajer asal Spanyol itu menilai EPL lebih sulit dimenangkan ketimbang Liga Champions.

“Premier League lebih sulit [daripada Liga Champions],” ujar Guardiola seperti dilansir Marca.

“Ada banyak minggu, banyak pertandingan, banyak cedera, saat-saat yang baik dan buruk, situasi yang berbeda. Sukses telah ada di sana dalam beberapa tahun terakhir. Berjuang untuk Premier League masuk akal setiap hari di ruang ganti,” tegasnya.