Buaksib.com – Tagar #ArtetaOut sedang malang-melintang di media sosial belakangan ini. Hal itu wajar terjadi jika melihat performa Arsenal yang diasuh Mikel Arteta masih kerap inkonsisten.

Mikel Arteta
Mikel Arteta

 

Saat ini Arsenal masih terdampar di peringkat ke-15 klasemen sementara Premier League. Mereka hanya mampu mengoleksi 13 poin dari total 11 pertandingan yang telah dilakoni. The Gunners sejauh ini telah menelan enam kekalahan.

Ini adalah start terburuk Arsenal dalam buku sejarah The Gunners sejak musim 1981/82. Kini, mereka hanya berjarak tujuh poin saja dari Burnley yang berada di zona degradasi. Posisi ke-15 tentu bukanlah habitat asli klub asal London Utara tersebut.

Biasanya, dalam situasi semacam ini klub akan memutuskan untuk melakukan pergantian pelatih. Namun, sepertinya langkah tersebut tidak akan diambil oleh manajemen Arsenal dalam waktu dekat ini.

Masih Percaya Mikel Arteta

Di tengah tuntutan publik yang meminta Arsenal memecat Mikel Arteta, salah seorang petinggi klub menyuarakan dukungannya untuk manajer asal Spanyol tersebut. Sosok tersebut adalah Vinai Venkatesham, salah satu pejabat eksekutif tertinggi di kubu The Gunners. Ia percaya bahwa Arteta adalah sosok yang tepat untuk membawa Arsenal kembali berjaya.

“Bersama Mikel, kami mendapatkan banyak hal. Kami punya seseorang yang memiliki pengalaman luar biasa di Premier League bersama Arsenal, Everton, Manchester City, lalu kembali ke Arsenal,” ujarnya kepada The Times.

“Kami memiliki orang yang mencintai dan memahami apa artinya bermain untuk klub ini. Sudah jelas kalau dia pernah menjadi kapten di sini dan kami memiliki orang-orang yang mementingkan tim,” lanjutnya.

Mikel Arteta tidak bekerja sendirian. Ia kerap bertukar pikiran dengan direktur teknis Arsenal, Edu. Komunikasi keduanya kerap terjadi terutama ketika mempertimbangkan merekrut pemain baru.

“Tim yang ia bentuk bersama Edu dan juga staf divisi teknis, sungguh sangatlah kuat. Anda memiliki orang yang benar-benar terdorong untuk sukses di lapangan,” tambah Venkatesham.

“Namun, ia melakukannya dengan cara menghormati sejarah dan tradisi kami. Jadi saya pikir kami telah memiliki sosok yang sungguh sangat kuat,” pungkasny.

Berbeda dengan Premier League, Arsenal justru tampil perkasa di pentas Liga Europa. Mereka sukses menyapu bersih enam laga di fase grup dengan kemenangan. Raihan tersebut membuat mereka kini dipastikan lolos ke babak 32 besar dengan status juara grup.