Buaksib.com – Direktur teknik AC Milan, Paolo Maldini, mengaku jika dirinya justru merasa kaget melihat timnya bisa tampil mengagumkan hingga saat ini.

Paolo Maldini dan Anaknya Positif Virus Corona (AC Milan)
Paolo Maldini, direktur teknik AC Milan.

 

Maldini dan Zvonimir Boban saat belum dipecat adalah orang yang bertanggung jawab untuk merekrut pemain agar Rossoneri bisa bersaing di papan atas klasemen Serie A. Ada banyak masalah yang harus dihadapi oleh sang legenda sepak bola Italia itu.

Bahkan, pada suatu kesempatan, ada momen saat dia diklaim akan didepak oleh manajemen AC Milan. Hal itu akan terjadi jika pihak manajemen jadi merekrut Ralf Rangnick.

Namun ternyata, usaha Paolo Maldini menghasilkan hal positif. Sejak pertengahan musim lalu, performa Rossoneri semakin bagus dan menjadi lebih kuat hari demi hari.

AC Milan sendiri hingga saat ini sedang duduk sebagai pemuncak klasemen sementara Serie A dengan mengantongi 26 poin dari 10 pertandingan. Mereka kini diklaim sebagai calon kuat peraih gelar juara Serie A musim ini.

Hingga saat ini, tim anak asuh Stefano Pioli tersebut tak terkalahkan di 22 laga. Maldini pastinya merasa bahagia karena senang melihat perburuannya membuahkan hasil positif. Akan tetapi, dia mengatakan jika dirinya cukup kaget melihat Zlatan Ibrahimovic dkk tampil sangat mengagumkan.

“Kami tidak mencari statistik untuk ditingkatkan, tetapi untuk kesuksesan,” tutur Maldini pada La Gazzetta dello Sport.

“Sejujurnya, saya tidak menduga bisa mencatatkan rekor positif yang panjang di Liga, tapi saya sudah melihat tanda-tandanya pada Januari, sebelum dunia berhenti [karena pandemi virus corona],” bebernya.

Target AC Milan

Maldini lalu menyinggung target yang harus dicapai oleh Milan di musim ini. Targetnya cukup simpel, mereka harus bisa lebih baik dari musim lalu.

“Hasil tahun 2020 mengatakan demikian [bahwa Milan berjuang untuk Scudetto]. Tapi musim kami sekarang berlangsung selama dua tahun. Kami telah menetapkan target,” tegasnya.

“Minimal adalah tampil lebih baik dari sebelumnya. Kami lolos ke Liga Europa dan idenya adalah untuk berbuat lebih banyak,” ucap Maldini.

“Tidak masuk akal untuk tidak mengejar target masuk ke Liga Champions, bahkan jika masalah kepemilikan tidak memberi kami masukan dalam hal ini,” pungkasnya.