Buaksib.com – Penyerang andalan Inter Milan, Romelu Lukaku, membeberkan betapa tingginya tensi timnya saat menjalani sesi latihan di bawah asuhan Antonio Conte.

Romelu Lukaku Merasa Seperti Dirumah Sendiri di Inter Milan
Romelu Lukaku, penyerang Inter Milan.

 

Namun bagusnya, racikan yang dibuat oleh Conte sudah mulai membuahkan hasil bagi Inter. Antonio Conte saat ini berhasil membawa timnya duduk di puncak klasemen sementara Serie A. Saat ini mereka memiliki peluang besar meraih gelar juara Serie A musim ini.

Keberhasilan ini bisa didapat salah satunya karena ketajaman yang ditampilkan oleh Romelu Lukaku di lini depan Inter Milan. Di musim ini, penyerang kelahiran Belgia tersebut tercatat sudah menorehkan 23 gol di semua ajang kompetisi.

Pada akhir pekan kemarin, Romelu Lukaku berhasil mencetak satu dari tiga gol yang dicetak saat berhadapan dengan rival satu kota, AC Milan. Lukaku akhirnya merayakan kemenangan ini dengan sangat emosional.

“Saya [melakukan selebrasi] dengan banyak bicara kata-kata kotor, saya kira itu adalah adrenalin,” tutur Lukaku saat diminta pendapat oleh pengikutnya di Twitter terkait selebrasi golnya dari Milan.

Tidak hanya satu gol, pada pertandingan tersebut Lukaku juga mencatatkan satu assist untuk gol pertama yang dicetak oleh Lautaro martinez. Lukaku juga membeberkan rahasia kenapa dia bisa menyatu dengan Lautaro Martinez.

Terkait Latihan Inter Milan

Lebih jauh lagi, Romelu Lukaku juga mendapat pertanyaan terkait bagaimana cara Antonio Conte memimpin Inter di sesi latihan.

“Sesi latihan sebenarnya adalah sebuah medan perang. Pelatih kami tak bermain haha. Dia tak suka ketika kami menahan bola haha. Saya menyukainya,” tutur Lukaku.

Pada akhir pekan yang akan datang, Inter Milan akan menghadapi Genoa pada laga lanjutan serie A di markasnya, Giuseppe Meazza.

Pada saat ini, Inter Milan duduk di puncak klasemen dengan mengantongi 53 poin, mereka terpaut empat angka dari rival satu kotanya, AC Milan. Kemudian di peringkat ketiga Juventus. Mereka juga sedang berjuang untuk bisa naik ke peringkat pertama demi meraih gelar Juara Serie A yang sudah mereka dapatkan berkali-kali.