Buaksib.com – Ada sebuah kabar mengejutkan datang dari Timnas Singapura terkait Luis Milla. Berdasar laporan dari The Strait Times, eks pelatih Timnas Indonesia tersebut adalah calon pelatih baru skuat Singapura.

Luis Milla Jadi Calon Pelatih Baru Timnas Singapura

 

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) pada saat ini memang tengah mencari pelatih baru untuk menggantikan Tatsuma Yoshida. Luis Milla di gadang-gadang menjadi salah satu sosok yang masuk dalam pertimbangan FAS.

Luis Milla sendiri memang sedang menganggur usai menangani Timnas Indonesia pada tahun 2018 lalu. Pelatih yang berasal dari Spanyol tersebut kemudian sempat hampir Kembali menjadi pelatih Timnas Indonsia di tahun 2019.

Akan tetapi, pada saat itu PSSI lebih memilih Shin Tae-yong yang hingga kini jadi pelatih Indonesia. Pertimbangan FAS menunjuk Luis Milla untuk melatih Timnas Singapura cukup masuk akal.

Luis Milla sendiri memiliki pengalaman yang bagus terkait sepak bola Asia Tenggara. Selain itu, rekam jejak bersama Indonesia juga cukup mengagumkan yakni dengan mempersembahkan medali perunggu SEA Games 2017.

Disisi lain, FAS tak ingin tergesa-gesa untuk memilih baru untuk timnasnya. Selain Luis Milla, kabarnya ada 150 nama pelatih yang mengirimkan CV ke FAS untuk menjadi pemimpin Ikhsan Fandi dan kawan-kawan.

3 Calon Kuat Pelatih Timnas Singapura

Selain Luis Milla, ada dua calon kuat lainnya sebagai pelatih Singapura. Keduanya adlaah Kim Hak-bum dari Korea Selatan dan Stephen Constantine dari Inggris.

Kim Hak-bum adalah eks pelatih Korea Selatan U-23. Kim Hak-bum berhasil mempersembahkan medali emas Asia Games 2018 dan Piala AFC U-23 2020.

Sementara itu, calon ketiga pelatih Timnas SIngapura, Constantine adalah pelatih yang sempat melatih beberapa tim Asia. Beberapa diantaranya adalah Nepal, India, dan timnas dari Afrika seperti Sudan dan Rwanda.

Pelatih baru Singapura sendiri akan mempunyai beban berat. FAS sedang dikejar waktu untuk segera mengumumkan pelatih baru.

Timnas Singapura bakal melakoni laga Piala AFF 2022. Event tersebut akan menjadi penting karena sudah lama Singapura tak meraih gelar juara.

Di edisi sebelumnya, Singapura berhasil melenggang hingga semifinal, akan tetapi, langkahnya dihentikan oleh Indonesia. Hal ini menjadi alasan pengunduran diri Tatsuma Yoshida.