Buaksib.comLuis Milla buka suara terkait pemilihan pemain Timnas Indonesia yang dilakukan oleh pelatih saat ini, Shin Tae-yong. Eks pelatih Timnas Indonesia tersebut mengatakan ada beberapa perbedaan antara dirinya dan Shin tentang pemilihan pemain.

Luis Milla: Ini Perbedaan Saya dengan Shin Tae-yong
Luis Milla dan Tae-yong.

 

“Mungkin ada perbedaan antara saya dengan Shin Tae-yong,” tutur Milla, di acara unjuk wicara, yang digelar Garuda Nusantara Channel.

“Ia memilih pemain-pemain berbeda dari yang biasa saya pilih,” lanjutnya.

Akan tetapi, Luis Milla mengatakan jika hal itu adalah hal yang sangat wajar. Sebab, pemilihan pemain pastinya tak lepas dari filosofi permainan yang akan digunakan oleh sang pelatih.

“Mungkin, pelatih itu punya ide-ide lain (soal Timnas Indonesia),” ucap Milla.

Belum lama ini, Shin Tae-yong sudah memanggil 29 pemain untuk ikut menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia. TC tersebut digelar di Senayan pada 23 Juli hingga 8 Agustus yang akan datang.

Dalam pemanggilan tersebut, pelatih yang kini berusia 51 tahun tersebut membuat beberapa kejutan. Dia ternyata tak memanggil beberapa nama yang selama ini menjadi pemain andalan Timnas Indonesia. Beberapa adalah Andritany Ardhiyasa, Stefano Lilipaly, Beto Goncalves. Kemudan, untuk menggantikannya, dia justru memanggil nama-nama baru seperti Kushedya Hari Yudo dan Asep berlian.

Munculnya nama pemain-pemain yang dipanggil untuk menjalani TC tersebut ternyata menjadi sorotan public. Banyak pihak yang ternyata membandingkan pemain pilihan Shin Tae-yong dengan tim yang sudah dibentuk oleh Luis Milla beberapa waktu lalu.

Shin Tae-yong Tak Bentuk Tim Agresif

Selain itu, Luis Milla juga mengungkapkan filosofinya pada saat melatih Timnas Indonesia beberapa waktu lalu. Pada waktu itu, mantan pemain Real Madrid dan Barca tersebut berusaha untuk membangun sebuah tim yang bisa bermain agresif.

“Sebagai seorang pelatih, ketika berada di Indonesia, saya adalah seorang yang berani. Saya adalah pelatih yang ingin tim bermain menyerang,” beber Milla.

“Ketika datang, saya senang karena memiliki banyak waktu melihat pemain di liga. Setelah melihat, saya pilih pemain yang cocok dan bisa cepat beradaptasi dengan gaya bermain saya,” ia menyudahi.