Buaksib.com – Mantan pemain Atletico Madrid, Lucas Hernandez, baru-baru ini mengungkapkan alasannya memilih hengkang dari La Liga. Pemain berkabangsaan Prancis tersebut memilih berganti kostum Bayern Munchen pada bursa transfer musim panas lalu.

Hernandez mengatakan bahwa dirinya ingin keluar dari zona nyaman di Madrid untuk meningkatkan level karir sepakbolanya. Beradaptasi dengan kehidupan, kota, dan budaya baru menjadi latar belakang baginya untuk melepas masa baktinya bersama tim asuhan Diego Simeone tersebut.

Mantan pemain Atletico Madrid, Lucas Hernandez, baru-baru ini mengungkapkan alasannya memilih hengkang dari La Liga. Dan memilih berkostum Bayern Munchen
Lucas Hernandez berseragam Bayern Munchen

Pemain yang berhasil mengantarkan Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 ini diakuisisi oleh Bayern Munchen dengan tebusan senilai 68 juta pounds. Ia memilih Munchen di latarbelakangi oleh keinginannya untuk menyabet lebih banyak gelar.

Lucas Hernandez Disambut Baik di Bayern Munich

“Saya sudah mencicipi pengalaman yang menyenangkan dengan daftar prestasi, tetapi saya ingin memenangkan lebih banyak gelar,” ujar Hernandez. “Bayern adalah klub bersejarah yang selalu ingin memenangkan gelar, dan itu sempurna bagi saya,” ungkapnya kepada France Football.

Kendati mendarat di tim yang bertabur bintang, ia mengaku tetap disambut baik oleh rekan-rekan setimnya yang baru. Ia juga menegaskan bahwa Bayern Munchen bukanlah tim dengan mentalitas klan.

“Anda akan cepat menyadari bahwa mereka semua adalah orang-orang yang santai, sederhana, dan saling menyapa satu sama lain,” katanya.  “Luar biasa bisa satu tim dengan pemain-pemain seperti (Robert) Lewandowski dan Thomas Muller,” pungkasnya.

Buat Diego Simeone Merasa Kehilangan

Kepergian Lucas Hernandez ke Bundesliga pun turut memberikan dampak bagi mantan pelatihnya di Atletico Madrid, Diego Simeone. Bahkan, Simeone mengaku kalau skuad yang dinahkodainya kehilangan sosok defender berusia 23 tahun tersebut.

Lucas Hernandez sendiri memang memiliki kedekatan erat dengan Atletico Madrid. Pemain yang sudah tampil 110 kali bersama Los Rojiblancos ini telah bergabung ke akademi klub pada 2007 ketika usianya masih 11 tahun.

Bagi Simeone, peran sang pemain di timnya sangat penting. Hal itu merujuk pada strategi serangan yang diinstruksikannya memang kerap dimulai dari lini pertahanan. “Lucas adalah produk akademi Atletico Madrid, kepergiannya membuat seluruh skuat merasa tersakiti,” ujar Simeone, seperti dikutp melalui Bleacher Report.

Jadi Pembelian Termahal Sepanjang Sejarah

Kehilangan yang dirasakan tim yang bermarkas di stadion Wanda Metropolitano tersebut sebenarnya disebabkan oleh tidak adaknya sosok pengganti Hernandez yang ideal. Simeone mengatakan bahwa kepergian Hernandez lebih berdampak ketimbang kepergian Antoine Griezmann yang membelot ke Barcelona.

“Sejujurnya, (hengkangnya) Griezmann tidak ada apa-apanya dibanding perginya Lucas,” ungkap sang juru taktik asal Spanyol tersebut. “Karena bagi saya, Lucas telah meninggalkan peran yang lebih penting di sini,” tambahnya.

Perginya Lucas Hernandez sekaligus membuatnya menjadi pembelian termahal sepanjang sejarah Bayern Munchen. Cedera yang masih menghalanginya tampil bermain di Atletico Madrid tidak membuat Munchen ragu menggelontorkan dana besar untuk memboyongnya ke Alianz Arena kala itu.

Sejak resmi merumput bersama FC Hollywood, julukan Bayern Munchen, pemain yang memiliki hubungan saudara dengan Theo Hernandez tersebut telah mencatatkan tujuh kali penampilan hingga saat ini.