Buaksib.com – Manajer Chelsea, Thomas Tuchel mengaku kecewa meski timnya berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur di leg kedua semifinal Carabao Cup 2021/22. Sebab, anak asuhnya tidak tampil bagus pada pertandingan melawan rival sekota mereka itu.

Chelsea EFL
Para pemain Chelsea rayakan gol ke gawang Tottenham Hotspur

 

Chelsea menang tipis 1-0 atas Tottenham Hotspur, Kamis (13/01) dini hari WIB. Gol semata wayang pada laga tersebut dicetak oleh Antonio Rudiger.

Kemenangan tersebut kian mengukuhkan dominasi The Blues atas Spurs. Pada leg pertama anak asuh Tuchel menang dua gol tanpa balas. Dengan demikian, Kai Havertz cs berhak lolos ke partai puncak dengan keunggulan agregat tiga gol tanpa balas.

Chelsea di Bawah Standar

Menurut sejumlah pandit sepakbola, Chelsea telah tampil rapi dan berhasil mengamankan kemenangan atas Tottenham Hotspur. Tapi, Thomas Tuchel justru menilai anak asuhnya bermain di bawah standar terbaik mereka pada duel tersebut. Hal ini membuat manajer asal Jerman itu mengaku sedikit kecewa.

“Kami harus memenuhi standar. Itu sebabnya kami bekerja dan bermain untuk Chelsea. Tidak ada hal lain yang lebih penting,” ujar Tuchel.

“Ini bukan hanya tentang mendapatkan hasil. Kami bisa bermain jauh lebih baik, menutup ruang dengan lebih baik, bertahan lebih baik, secara individu, mengontrol pertandingan, dan membuat sedikit kesalahan.”

“Pada aspek apapun, kami sebenarnya bisa melakukan lebih baik dan kami harus melakukannya dengan lebih baik lagi,” tegas Tuchel.

Kendati kecewa dengan performa anak asuhnya, Tuchel tetap melontarkan pujian kepada aksi para pemain Chelsea. Secara khusus, eks manajer PSG itu memuji komitmen dan penampilan Antonio Rudiger pada laga tersebut.

“Semua orang tahu [kontrak Rudiger akan habis], mari kita tunggu dan lihat. Tentu saja [yakin untuk mempertahankannya]. Kami memiliki banyak hal untuk ditawarkan dan dia adalah pemain yang ingin bermain di Chelsea,” tutup Tuchel.

Kontrak Rudiger bersama Chelsea akan berakhir pada Juni 2022 mendatang. Sampai saat ini, bek asal Jerman itu masih menolak untuk meneken kontrak baru. Sejumlah kabar menyebut bahwa alasan macetnya negosiasi tersebut adalah permintaan gaji yang belum disepakati kedua pihak.