Buaksib.com – Juara bertahan Premier League, Liverpool diluar dugaan dicukur secara memalukan oleh Aston Villa. Skuat asuhan Jurgen Klopp itu kalah dengan skor sangat telak, 7-2. Padahal, musim lalu Aston Villa adalah tim yang harus tertatih-tatih menghindari zona degradasi.

Jurgen Klopp Aston Villa vs Liverpool
Ekspresi Jurgen Klopp pada laga kontra Aston Villa

 

Pertandingan melawan Aston Villa itu digelar pada Senin (05/10) dini hari di Villa Park. Di babak pertama, The Reds sudah kebobolan empat gol yang tiga di antaranya diborong oleh mantan pemain divisi Championship, Ollie Watkins.

Di babak kedua, gawang Liverpool dibobol tiga kali dari aksi Ross Barkley dan brace Jack Grealish. Liverpool hanya mampu membalas dua gol melalui Mohamed Salah yang tercipta pada masing-masing di babak pertama dan kedua.

Klopp Terima Kekalahan Liverpool

Jurgen Klopp sendiri selaku manajer mengaku angkat tangan melihat kekalahan timnya. Meski dengan sebaik apapun timnya bermain, ia sangat ragu Liverpool bisa mengejar dan membuat pertandingan berakhir imbang 7-7.

“Kami memiliki peluang besar yang tidak dimanfaatkan, tapi saat Anda kebobolan tujuh, saya tidak yakin Anda bisa bilang bahwa pertandingan bisa berakhir imbang 7-7,” ujar Klopp selepas pertandingan kepada BBC Sport.

“Terlalu banyak kesalahan dan sangat besar, tentu saja. Semua dimulai dari gol pertama dan di sekitaran gawang kami melakukan kesalahan yang luar biasa besarnya,” lanjutnya.

“Kehilangan bola di area yang salah dan tak melindungi itu dengan baik. Sepertinya kami kehilangan arah setelah skor jadi 0-1. Itu bukan alasan. Normalnya, Anda bisa tertinggal 0-1 dan melakukan apapun yang Anda inginkan. Kami membuat peluang namun tidak melindungi diri sendiri dengan baik.”

Dalam kesempatan yang sama, Jurgen Klopp tidak lupa untuk melayangkan pujian untuk Aston Villa yang ia nilai bermain sangat impresif. Terutama untuk Watkins yang mencetak tiga gol ke gawang Liverpool malam itu.

“Aston Villa sangat baik. Watkins luar biasa dan tentu saja saat Anda memberikan bola kepada Jack [Grealish] dalam situasi satu lawan satu di sisi kiri, dia bisa pindah ke arah lain dan menciptakan peluang,” sambung Klopp.

“Siapa yang ingin kalah 2-7? Bertahun-tahun lalu kami telah memberitahu diri sendiri bahwa kami ingin menciptakan sejarah. Kami membuat sejarah namun sudah pasti bukan jenis yang tepat,” pungkasnya.

Apapun itu, Liverpool harus segera berbenah. Jurgen Klopp harus kembali bisa meningkatkan mentalitas anak asuhnya sebab mereka akan bertandang ke markas rival sekota, Everton pada Sabtu (17/10) mendatang.