Buaksib.com – Drama kepindahan Lionel Messi akhirnya selesai juga dengan keputusan akhir, sang mega bintang memutuskan untuk tetap bertahan di Barcelona.

Dalam beberapa pekan terakhir Barcelona tengah diguncang sebuah drama besar. Ketika sang mega bintang asal Argentina, Lionel Messi diberitakan mengajukan permintaan untuk hengkang dari Camp Nou secepatnya.

Drama kepindahan Lionel Messi akhirnya selesai juga dengan keputusan akhir, sang mega bintang memutuskan untuk tetap bertahan di Barcelona
Lionel Messi

Drama ini dimulai ketika La Pulga mengutarakan keinginannya untuk meninggalkan Blaugrana pada musim panas ini. Sang pemain percaya kalau klausul pelepasan dirinya secara gratis masih berlaku.

Sedangkan klub yakin bahwa klausul tersebut hanya berlaku sampai bulan Juni kemarin. Dan Barcelona tidak punya keinginan untuk melepasnya dibawah nilai klausul pelepasayan yang bernilai 700 juta euro

Memilih Bertahan Di Barcelona

Kub Catalan ini tetap bertahan bahwa harga sang bintang 700 juta euro. Dan itu bukanlah nilai yang bisa dipenuhi oleh klub manapun didunia, termasuk oleh klub-klub sultan seperti Manchester City ataupun Paris Saint-Germain.

Hingga akhirnya Messi pun menyerah dan akan bertahan di Camp Nou. Dalam wawancaranya bersama Goal, sang pemain menyatakan dirinya akan bertahan setidaknya sampai akhir musim 2021.

“Saya akan terus bermain bersama klub karena sang presiden bilang satu-satunya cara untuk saya pergi adalah dengan membayar 700 juta euro. Dan itu sesuatu yang mustahil” ujar Messi.

“Saya akan terus bermain bersama Barca sikap saya tidak akan berubah tidak peduli seberapa besar keinginan saya untuk pergi.”

Tolak Penyelesaian Lewat Jalur Pengadilan

Seandainya Lionel Messi dan Barcelona bersikeras mengenai pemahaman kontrak, jalan terakhir yang bisa ditempuh adalah melalui pengadilan. Tapi, Messi memilih untuk menolak jalur hukum dan memutuskan untuk bertahan di Camp Nou.

“Masih ada cara lain, yaitu melalui jalur pengadilan. Saya tidak akan pernah pergi ke pengadilan untuk melawan Barca karena itu adalah klub yang saya cintai, yang telah memberikan saya segala hal sejak saya tiba, itu adalah klub saya, saya telah membuat hidup saya di sini.”

“Barca telah memberi saya banyak hal dan saya sudah memberikan segalanya. Tidak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk membawa Barca ke pengadilan. ”

Bukan Karena Kekalahan Atas Bayern Munchen

Banyak rumor yang beredar Lionel Messi ingin hengkang karena kekalahan Barcelona saat menghadapi Bayern Munchen. Seperti yang diketahui pada saat laga tersebut El Barca dipermalukan dengan skor yang cukup telak 2-8.

Nyatanya kekalahan tersebut bukan menjadi alasan keinginan Lionel Messi untuk segera meninggalkan Barcelona pada bursa transfer nanti. La pulga mengakui kalau keputusan itu ia buat dengan berbagai pertimbangan.

“Saya memberitahukan kepada klub, termasuk presiden, bahwa saya ingin pergi. Saya sudah memberitahunya sepanjang tahun. Saya yakin sudah waktunya untuk menyingkir,” ungkap Lionel Messi kepada Goal

“Saya percaya bahwa klub membutuhkan lebih banyak para pemain muda, pemain baru dan waktu saya di Barcelona sudah berakhir. Saya merasa sangat menyesal karena saya selalu mengatakan bahwa saya ingin mengakhiri karir saya di sini.”

“Ini tidak terjadi karena hasil Liga Champions pada saat melawan Bayern. Tidak, saya sudah memikirkan keputusan itu sejak lama.”

“Saya sudah memberi tahu presiden dan ia selalu mengatakan bahwa di akhir musim saya dapat memutuskan apakah saya ingin pergi atau apakah saya ingin bertahan dan pada akhirnya dia tidak menepati janjinya.”

Alasan Mengirim Fax Ke Barcelona

Sebelumnya Lionel Messi diberitakan telah mengirimkan fax mengenai keinginannya untuk segera hengkang dari Camp Nou. Padahal bisa saja ia bertemu langsung dengan para direksi untuk membicarakan mengenai keinginannya.

Dilansir dari Goal International Lionel Messi mengungkapkan alasan, kenapa sampai harus mengutarakan niatnya dengan menggunakan fax.

“Burofax merupakan cara untuk membuatnya jadi resmi. Sepanjang tahun saya telah memberi tahu presiden bahwa saya ingin pergi, bahwa waktunya telah tiba untuk mencari gol baru dan arah baru dalam karier saya.

“Dia mengatakan kepada saya sepanjang waktu: ‘Kita akan bicara, tidak sekarang, ini dan itu’, tapi tidak ada yang terjadi. Presiden tidak memberi saya petunjuk tentang apa yang sebenarnya dia katakan.

“Mengirim burofax menyatakan secara resmi bahwa saya ingin pergi dan bahwa saya bebas dan tahun opsional (tambahan) tidak akan saya gunakan dan saya ingin pergi.”

“Itu bukan untuk membuat kekacauan, atau untuk melawan klub, tapi cara untuk membuatnya resmi karena keputusan saya telah dibuat.”