Buaksib.com – Sepertinya, pemerintah Indonesia akan memberlakukan new normal untuk membuat kehidupan Kembali bergerak ditengah pandemi virus Corona. Sudah pasti, untuk sektor olahraga juga akan diterapkan hal yang sama.

Selama Liburan, Latihan Virtual Timnas Indonesia U-19 Diliburkan (New Normal)
Pemain timnas sedang melakukan latihan.

 

Hal itu bisa dibilang menguntungkan cabang olahraga (cabor) sepak bola karena ada kemungkinan kompetisi bisa Kembali bergulir. Seperti yang kita ketahui, kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 sudah berhenti sejak pertengahan Maret lalu karena masifnya penyebaran virus Corona di Indonesia.

Meski demikian, new normal menurut dokter Timnas Indonesia, Syarif Alwi bisa menjadi hal yang cukup berbahaya. Maka dari itu, dia memberikan protokol Kesehatan jika saja kedepannya kompetisi Kembali digelar.

“Jangan dianggap enteng, new normal justru risiko. Jadi kalau satu tim ada terkena virus corona, harus didrop timnya dari hotel dan dari pertandingan, dicek semua jangan ada pertandingan dulu. Risiko lebih besar, disiplin keras,” jelas Syarif.

Syarif kemudian juga memberi saran agar semua peserta mulai dari klub, pemain, dan wasit harus menjalani tes virus Corona sebelum kompetisi Kembali dihelat. Hal itu pastinya untuk langkah pencegahan penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina tersebut.

“Ruang ganti, harusnya bisa dua ruangan, besar ruangannya agar jaga jarak, handuk satu kali pakai. Gelas disposable sekali minum buang. Botol minum kasih nama, itu saja,” ucapnya.

Lima Protokol New Normal dari Dokter Timnas

  1. Memastikan semua peserta dan juga perangkat mereka sudah menjalani rapid test virus Corona dan mendapat hasil negative. Budget pembiayaan satu orang paling sedikit sekitar 950 ribu rupiah, kalau rapid test hanya 300 ribu. Kemudian datang ke pertandingan harus memakai masker.
  2. Menjaga kebersihan ruang ganti, air cuci tangan, sabun, hand sanitizer, tempat sampah juga harus dipersiapkan untuk mendukung.
  3. Alat pelatihan di stadion harus disemprot disinfektan secara berkala.
  4. Bus tim setidaknya harus dibagi dua hingga tiga. Semisal, yang tadinya satu bus berisi 50 orang, kini harus diisi hanya 25 orang.
  5. Membuat tiga grup. Grup timur, tengah, dan barat.

Itu tadi adalah protokol new normal yang disarankan oleh dokter Timnas Indonesia.