Buaksib.comPSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sudah memastikan jika kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 akan Kembali digulirkan. Kompetisi tersebut dijadwalkan akan dimulai pada 1 Oktober yang akan datang dan berakhir pada 28 Februari 2021.

Klub Peserta Liga 1 akan Surati PSSI Perihal Pencairan Subsidi
Shopee Liga 1.

 

Namun, yang jadi tanda tanya adalah, apakah suporter siap dengan kelanjutan kompetisi musim ini? Senan, mereka sudah pasti ingin selalu memberi dukungan terbaik untuk tim kesayangan mereka.

Kemudian, yang jadi masalah adalah kelanjutan kompetisi Liga 1 nantinya akan digelar tanpa penonton di Stadion. Siaran langsung kemudian alternatif yang disiapkan agar para penggemar tetap bisa mendukung tim kesayangannya.

Akan tetapi, bagaimana jadinya jika justru suporter menggelar nonton bersama atau biasa disebut nobar? Sudah pasti ada sebuah kemungkinan terbentuknya kluster baru untuk penyebaran virus Corona.

Ketua Umum The Jakmania, Diki Soemarno menjawab, memang hal itu ada kekhawatiran tersendiri. Maka dari itu, perlu kontribusi dari pihak berwenang agar tegas melakukan penindakan.

“Jadi intinya ya kita lihatlah rekomendasi dari pemerintah pusat dan dari daerah seperti apa. Terutama dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19,” jelas Diki di Lapangan Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7/2020).

Komitmen agar Liga 1 Tetap Kondusif

Setelah nanti ada rekomendasi dari BNPB ataupun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Diki meminta agar semua dijalani dengan penuh komitmen. Jangan sampai melanggar aturan yang sudah direkomendasikan.

“Ketika memang semuanya sudah berkomitmen, klub-klub berkomitmen, pemerintah berkomitmen, suporter juga harus berkomitmen. Oke kalau misalnya nobar, apakah ada maksimal orangnya, apakah harus ada social distancing juga, segala macam, hal-hal yang seperti itulah,” ucap Diki.

“Kalau kami belum tahu akan bertemu BNPB atau enggak untuk tanya soal itu. Tapi pasti kami minta Persija memberi rekomendasi, protokol seperti apa buat fans untuk bisa nobar Liga 1,” pungkas Diki.