Buaksib.com – Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan jika izin untuk gelaran kompetisi Liga 1 musim 2021 ini sudah dikeluarkan oleh Polri. Saat ini, kita hanya tinggal menunggu pengumuman resmi dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo.

PSSI akan Lakukan Simulasi Pertandingan Liga 1
Mochamad Iriawan (kiri), ketua umum PSSI.

 

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Iwan Bule, panggilan akrab Mochamad Iriawan pada saat memberi sambutan di acara kongres tahunan PSSI. Kongres tersebut digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Sabtu (29/5/2021).

“Izin kompetisi sudah didapat. Tinggal diumumkan oleh Polri saja,” tutur Iwan Bule.

“Kami sekarang menunggu pengumuman resmi dari kepolisian. Tetapi Kapolri sekarang sedang di Papua,” ucapnya melanjutkan.

Sebab Liga 1 Diizinkan

Iwan Bule kemudian mengatakan jika diberikannya izin untuk menggelar kompetisi ini tak lepas dari berhasilnya turnamen Piala menpora 2021 kemarin. Pasalnya, selama turnamen pramusim tersebut berlangsung, tidak ada masalah major ditemukan, termasuk terkait protokol Kesehatan.

“Sejak Piala Menpora kami sudah mengimbau kepada suporter untuk tak datang ke stadion. Kami tak menyangka ternyata suporter bisa patuh,” bebernya.

“Suporter sadar dan Piala Menpora berjalan lancar. Piala Menpora tak menjadi ajang penyebaran COVID-19. Apabila ada pelanggaran pasti kompetisi Liga 1 tak diizinkan,” tambah Iwan Bule.

Sementara itu, Kompetisi musim ini dijadwalkan akan kick off antara 3 hingga 7 Juli yang akan datang. Sedangkan Liga 2 akan digelar dua pekan setelahnya.

Tetap Gunakan Degradasi dan Promosi

Terakhir, kompetisi Liga 1 direncanakan akan digelar tanpa menggunakan sistem degradasi, tapi tetap ada promosi. Akan tetapi, keputusan tersebut ternyata menimbulkan reaksi dari pecinta sepak bola Indonesia.

Banyak warganet yang tidak setuju dengan rencana yang diambil oleh PSSI. Sementara dilain pihak, PSSI menganggap hal ini perlu diterapkan karena kondisi Covid19 masih belum benar-benar hilang. Sehingga beban klub akan menjadi lebih besar jika diterapkan sistem degradasi di Liga 1 dan Liga 2.

Namun belakangan ini PSSI merubah hal tersebut. Usai melakukan diskusi dengan FIFA dan AFC, mereka memutuskan untuk tetap menggunakan sistem degradasi dan promosi untuk kompetisi musim ini.