Buaksib.com – Ditangguhkannya lanjutan Shopee Liga 1 musim 2020 tak membuat pemain Arema FC menjadi merasa putus asa. Salah satunya Ridwan Tawainella mengakujika tetap merasa semangat untuk mempersiapkan diri dan menjaga kondisi fisiknya.

Liga 1 2020 Ditunda Lagi, Pemain Arema FC Tetap Semangat
Para pemain Arema FC sedang menerima arahan dari sang pelatih.

 

“Terpenting saat ini adalah tetap semangat,” ucap Ridwan.

“Selain itu, saya juga memperbanyak latihan demi menjaga kondisi,” lanjutnya.

Ridwan mengaku jika pada saat ini dirinya sedang dalam kondisi siap tempur. Pemain yang berusia 25 tahun tersebut juga selalu menjaga stamina dan semangatnya agar selalu siap jika sewaktu-waktu kompetisi bisa dilanjutkan.

“Meski kompetisi sementara masih ditunda, kondisi saya sudah siap,” ucap Ridwan.

“Apalagi, tim ini sudah berlatih sejak beberapa waktu lalu. Kami sudah siap melakoni lanjutan kompetisi ini,” lanjutnya.

Terakhir, lanjutan ajang Shopee Liga 1 musim 2020 sendiri harus ditunda atau bahkan bisa jadi harus dihentikan. Pasalnya, pihak operator tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian untuk memberikan izin keramaian.

Kompetisi tersebut rencananya akan kembali digelar pada Jumat (2/10/2020) besok. Sedangkan kompetisi juga dijadwalkan akan selesai pada akhir Februari 2021 yang akan datang.

PSSI meminta kepada agar kompetisi bisa dilanjutkan kembali pada November yang akan datang. Jika lebih dari bulan itu, maka peluang untuk kompetisi kembali digelar semakin sedikit.

Arema FC Jaga Motivasi Pemain

Selain itu, pelatih Singo Edan, Carlos Oliveira, mengatakan jika mereka melakukan beberapa hal untuk menjaga mental dan semangat pemainnya setelah kompetisi ditunda. Salah satunya adalah, dia sudah berbicara dari hati ke hati untuk memberikan motivasi kepada Hendro Siswanto dan kawan-kawan.

“Saya sudah berbicara dengan mereka kemarin pagi bahwa keputusan penundaan ini di luar kuasa kita,” jelas Carlos.

“Saya bilang pada mereka bahwa kita tidak bisa terus-menerus kecewa. Kita harus kembali termotivasi dan melakukan pekerjaan dengan sebaik mungkin,” tambahnya.

Menurut sang pelatih, para pemainnya sempat terpengaruh dengan ditundanya kembali Liga 1 musim 2020. Pemain Arema FC merasa kecewa karena sudah tak sabar lagi untuk bertanding di kompetisi resmi.

“Mereka kecewa karena sudah tak sabar ingin bermain,” tutur Carlos.

“Tentu saja, penundaan ini membuat mereka kecewa,” pelatih berusia 59 tahun tersebut menambahkan.