Buaksib.com – Wabah virus Corona di Indonesia kini telah mengakibatkan kompetisi Liga 1 2020 sementara dihentikan, salah satu tim terdampak adalah Persita Tangerang. Sebab, selain kompetisi ditunda, mereka juga harus waspada karena virus tersebut sudah masuk ke Provinsi Banten.

Langkah Persita Setelah Virus Corona Masuk ke Banten
Pemain Persita Tangerang saat melakukan selebrasi.

 

Untuk mencegah penyebaran virus Corona, pihan Persita Tangerang sudah melakukan beberapa tindakan preventif. Yang pertama adalah dengan memutuskan untuk menunda jadwal latihan mereka.

Persita sendiri seharusnya menggelar latihan pada Kamis (19/3/2020). Akan tetapi, manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, mengatakan mereka harus menunda pelatihan hingga Senin (23/3/2020) atas rekomendasi dari tim pelatih dan dokter tim.

“Kami memutuskan untuk memperpanjang masa libur pemain sebagai antisipasi penyebaran virus Corona saat ini. Ditambah memang ada imbauan juga dari manajemen dan presiden klub,” ucap Nyoman saat dikutip laman resmi klub, Rabu (18/3/2020).

Latihan Fisik Persita Tangerang

Sang pelatih fisik, Muchtar Hasibuan, mengatakan jika mereka sudah mempersiapkan menu latihan yang harus dilakukan oleh para pemain. Hal itu pastinya bertujuan untuk tetap menjaga kebugaran meski tak berlatih bersama klub.

“Tim pelatih sudah menyusun program latihan fisik yang bisa dijalankan oleh pemain selama mereka libur. Program latihan fisik disusun per hari supaya memudahkan pemain mengikuti jadwal dan bisa tetap menjaga kondisi fisik mereka,” jelas Muchtar Hasibuan.

Langkah yang diambil tersebut sudah bisa dibilang tepat. Hingga kini, jumlah kasus virus Corona di Provinsi Banten yang mana adalah markas Persita sudah ditemukan beberapa kasus.

Terapkan Social Distancing

Selain itu, tim dokter juga menyarankan langkah preventif untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan social distancing.

“Saya melihat situasi kondisi saat ini dan untuk menjaga kesehatan para pemain agar melakukan social distancing terlebih dahulu, akan tetapi tetap bisa melakukan latihan kebugaran dan kesehatan secara mandiri dengan porsi latihan yang sudah diberikan pelatih fisik,” jelas dr. Rahmandi Agung Santosa.

Social distancing sendiri adalah cara paling sederhana untuk mencegah penyebaran virus Corona. Cara ini dilakukan dengan cara menjaga jarak antara kita dengan orang lain agar virus tak cepat menyebar.

“Perlunya perlindungan terhadap pemain, official, manajemen untuk waktu dekat ini sampai beberapa hari ke depan agar memutus penyebaran virus Corona dan menjaga daya tahan tubuh semua keluarga besar tim Persita,” tambah sang dokter.