Buaksib.com – Chelsea membuang peluang untuk bisa mengakhiri musim dengan raihan trofi. Seperti diketahui, klub berjuluk The Blues itu tumbang di tangan Arsenal pada laga final FA Cup 2019/20, Sabtu (01/08) dini hari WIB.

Manajer Chelsea, Frank Lampard
Manajer Chelsea, Frank Lampard

 

Pada laga yang digelar di Wembley tersebut, skuat asuhan Frank Lampard tunduk dengan skor 2-1. Padahal, mereka sempat unggul cepat melalui gol Christian Pulisic ketika pertandingan baru memasuki menit ke-5.

Keunggulan tersebut hanya bertahan hingga menit ke-28 setelah Pierre-Emerick Aubameyang mencetak gol dari titik putih. Pemain asal Gabon itu menjadi man of the match setelah mencetak gol keduanya di babak kedua.

Chelsea nampak sangat sulit keluar dari tekanan, apalagi mereka harus bermain dengan 10 pemain. Pasalnya, Mateo Kovacic harus diusir dari lapangan pada menit ke-73 setelah menerima kartu kuning kedua. Di sisi lain, Lampard juga harus rela kehilangan tiga pemainnya dari laga tersebut karena menderita cedera.

Lampard Frustasi Lihat Permainan Chelsea

Pada akhirnya, Arsenal berhasil keluar sebagai juara Piala FA musim ini. Trofi tersebut menjadi koleksi ke-14 mereka sepanjang gelaran kompetisi tertua di dunia itu. Sementara itu, Lampard harus tertunduk lantaran gagal mempersembahkan trofi di musim perdananya melatih Chelsea.

Lampard pun mengaku frustasi karena sejatinya ia sudah mengetahui kekuatan dan kelemahan Arsenal. Ia juga telah memerintahkan anak asuhnya untuk memperhatikan hal tersebut. Namun, realita di lapangan tidak terjadi seperti yang sudah ia rencanakan.

“Kami sudah mengetahui sangat jelas ancamannya. Arsenal memainkan bola panjang ke belakang Anda. Mereka pandai bermain operan, namun juga mampu mengancam lewat bola panjang,” ungkap Lampard seperti dikutip Metro.

“Bagian yang membuat saya frustasi dari laga ini adalah saat Anda telah menunjukkan kekuatan Arsenal itu ke pemain dan telah melatihnya. Namun, kami justru membiarkan mereka bermain dengan mudah,” lanjut pria berusia 41 tahun itu.

Dalam kesempatan yang sama, mantan pelatih Derby County tersebut juga tak lupa memberikan pujian untuk bomber Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. Ia menilai gol kedua yang dicetak bomber asal Gabon tersebut menunjukkan seberapa besar kualitas dirinya.

“Dia adalah pemain yang berkualitas. Gol kedua merupakan tipe kecepatan dan kualitas dari seorang pemain yang bisa memenangkan pertandingan seperti ini,” tambahnya.

“Kami tidak bermain dengan baik hari ini, namun kami bisa menciptakan peluang. Dalam laga seperti itu, Aubameyang bisa membuat Anda kalah,” pungkasnya.

Frank Lampard harus segera menyelesaikan permasalah tersebut secepat mungkin. Jika tidak, Chelsea terancam mengalami nasib serupa ketika menghadapi Bayern Munchen di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Minggu (09/08) dini hari WIB.