Buaksib.com – Operator La Liga mulai mengambil langkah terkait dengan kelanjutan kompetisi musim ini yang sempat tertunda selama beberapa pekan. Situasi pandemi Covid-19 di Spanyol diklaim mulai membaik dalam beberapa hari terakhir membuat mereka berani mengambil keputusan tegas.

La Liga dikabarkan dapat kembali berjalan di bulan Juni dan berakhir pada musim panas tahun ini, namun keselamatan semua orang akan menjadi prioritas utama
La Liga

Kompetisi dikabarkan akan kembali bergulir pada bulan depan. Klub diperbolehkan untuk kembali berkumpul untuk latihan bersama mulai pekan ini. Namun, para pemain dan staff harus melalui prosedur kesehatan yang ketat jika ingin melanjutkan kompetisi musim ini.

La Liga Kembali Bergulir Bulan Depan

Beberapa hari yang lalu, sepak bola Eropa sempat dilanda kecemasan akibat pandemi global Covid-19 yang menyerang begitu ganas. Beberapa pemain top Eropa dikabarkan terpapar virus mematikan tersebut. Dampaknya, sejumlah federasi sepak bola terpaksa memutuskan untuk menghentikan kompetisi sepak bola di negaranya untuk musim ini.

Di tengah situasi mencekam tersebut, operator La Liga melalui Presidennya, Javier Tebas, menegaskan bahwa kompetisi sepak bola Spanyol akan tetap berlanjut.

Setelah berunding dengan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), mereka akhirnya memutuskan untuk melanjutkan kompetisi musim ini mulai bulan Juni 2020. Klub-klub peserta juga diizinkan untuk kembali berlatih bersama mulai pekan ini.

Rencanakan Tes Massal

Namun, untuk kembali melanjutkan kompetisi, operator La Liga diminta untuk menjalankan beberapa prosedur terkait dengan kesehatan dan keselamatan pemain. Melalui laman resminya, La Liga akan menerapkan Return to Training Protocol kepada semua pemain dan staff.

Berdasarkan keputusan tersebut, La Liga meminta setiap klub untuk melakukan tes medis kepada setiap individu yang terlibat. Jika tidak ada hasil positif Covid-19 dalam tes tersebut, maka seluruh anggota klub diizinkan untuk berlatih.

La Liga mengaku telah berkoordinasi dengan RFEF dan lembaga kesehatan setempat dalam menjalankan protokol kesehatan tersebut. Mereka menegaskan bahwa langkah tersebut sangat serius dan tidak bisa dipandang remeh. Semua pihak harus mendukung dan mematuhi prosedur yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, tes kesehatan massal tersebut akan dinyatakan selesai setelah melalui 4 fase. Setiap fase membutuhkan waktu sekitar sepekan. Artinya, setidaknya butuh waktu sebulan penuh bagi mereka untuk menyelesaikan tes tersebut sebelum kompetisi kembali dilanjutkan.

Utamakan Keselamatan Umum

Rencana bergulirnya kembali La Liga menjadi kabar bahagia bagi sejumlah pihak di tengah pandemi. Bagi para penggemar sepak bola Spanyol, bergulirnya kembali La Liga dapat menjadi pelipur lara setelah vakumnya kompetisi selama beberapa pekan.

Sedangkan bagi manajer klub, berlanjutnya kompetisi menjadi momen penting bagi mereka untuk menstabilkan neraca finansial yang timpang selama masa pandemi.

Javier Tebas senang kompetisi sepak bola di Spanyol akan segera bergulir kembali. Ia menyebut bahwa kembalinya sepak bola merupakan tanda kebangkitan warga Spanyol setelah kurang lebih 2 bulan dilanda pandemi Covid-19.

Tebas yakin, protokol kesehatan yang direncanakannya bersama RFEF dan pihak kesehatan setempat dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, keselamatan semua orang menjadi prioritas utama dalam situasi seperti ini. Tebas juga berharap agar La Liga dapat kembali berjalan di bulan Juni dan berakhir pada musim panas tahun ini.